0%
logo header
Sabtu, 13 Maret 2021 11:41

Penyesuaian Aturan dan Covid-19, RPJMD Pemkab Sinjai Direvisi

Bupati Sinjai Andi Seto Ghaditsa Asapa, memberikan sambutan saat Workshop dan Orientasi Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan perubahan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah di Hotel Claro Makassar, Jumat (12/3/2021).
Bupati Sinjai Andi Seto Ghaditsa Asapa, memberikan sambutan saat Workshop dan Orientasi Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan perubahan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah di Hotel Claro Makassar, Jumat (12/3/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar workshop dan orientasi perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan perubahan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah di Hotel Claro Makassar, Jumat (12/3/2021).

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan orientasi ini merupakan salah satu rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan dalam proses perubahan RPJMD tahun 2018-2023.

RPJMD yang disahkan pada awal periode pemerintahan tahun 2019 lalu perlu disesuaikan dengan Permendagri nomor 90 Tahun 2019. Hal itu terkait perubahan nomenklatur program dan kegiatan, beserta pemutakhirannnya yaitu Kepmendagri nomor 050 tahun 2020, dan Peraturan Pemerintah nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 

Baca Juga : Wealth Xpo CIMB Niaga di Makassar, Nasabah Istimewa Belajar Pengelolaan dan Proteksi Keuangan

“RPJMD kita ini juga perlu dilakukan penyesuaian karena adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 beserta dampak ekonomi yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Menurutnya, Realokasi anggaran tentu berpengaruh secara signifikan terhadap anggaran yang sedianya dialokasikan untuk membiayai program kegiatan pencapaian visi misi dan program unggulan pemerintah daerah sampai akhir periode tahun 2023 nanti.

Oleh karena itu, Andi Seto berharap kepada semua jajarannya agar cermat meninjau dan menghitung kembali kemampuan daerah untuk mencapai visi misi yang telah dicanangkan. Target capaian RPJMD dan program unggulan yang telah ditetapkan harus dihitung kembali secara rasional, bagaimana kemungkinan pencapaiannya diakhir periode RPJMD tahun 2023.

Baca Juga : Fahsul Falah Tawarkan Million Limbah Makassar Berinvestasi di Sinjai

“Target yang secara realistis tidak mungkin dicapai, maka harus dilakukan revisi dan penyesuaian kembali, selain karena harus menyesuaikan dengan aturan, juga karena adanya kondisi pandemi Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Workshop, Irwan Suaib menambahkan, kegiatan ini dilaksankan di Makassar karena selain mengikuti workshop juga dilakukan pendampingan untuk dituntun dalam perubahan RPJMD dan perubahan renstra perangkat daerah.

Sehingga pihaknya mengganggap hal ini merupakan langkah efektif dalam rangka percepatan melakukan revisi RPJMD dan perubahan renstra.

Baca Juga : Lokarasa Eats & Drink Tawarkan 6 Menu Spesial Harga Rp15 Ribu

“Selain itu narasumber juga punya kesibukan dan kegiatan termasuk melakukan juga pendampingan di beberapa kabupaten kota yang melakukan perubahan RPJMD maupun pembuatan RPJMD bagi kabupaten kota yang baru dilantik,” kuncinya.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah A Rahmi Baheriawaty, Inyo, ST, Dr. Sultan Suhab, DE, MSE, dan Prof Darsal. (Anto)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646