0%
logo header
Sabtu, 06 Agustus 2022 02:05

PKS Sulsel Yakini Efek Kedatangan Dr Salim Jadi Momentum Menuju 3 Besar

Rizal
Editor : Rizal
Koordinator Acara Kedatangan Dr Salim, Ismail Bachtiar (kanan) bersama Ketua PKS Sulsel, Amri Arsyid (tengah) dan Muzayyin Arif (kiri). (Foto: Istimewa)
Koordinator Acara Kedatangan Dr Salim, Ismail Bachtiar (kanan) bersama Ketua PKS Sulsel, Amri Arsyid (tengah) dan Muzayyin Arif (kiri). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pihak DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan meyakini efek kedatangan Ketua Majelis Syura PKS, Dr Salim Segaf Al Jufri ke Sulsel bakal berdampak positif. Terutama dalam hal meningkatkan popularitas dan elektabilitas partainya jelang pesta demokrasi 2024 mendatang.

Penegasan itu disampaikan oleh Bendahara DPW PKS Sulsel, Muzayyin Arif. Ia yakin betul kedatangan mantan Duta Besar Indonesia untuk Saudi Arabia tersebut akan berdampak masif.

“Kita meyakini akan punya efek yang masif untuk menaikkan elektabilitas dari PKS nantinya,” kata Muzayyin Arif di ruang Fraksi PKS DPRD Sulsel, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga : Dinas PPR Kota Balikpapan Dukung Program Pemerintah Untuk IKN

Diketahui, Dr Salim bakal menyambangi Sulawesi Selatan selama empat hari. Terhitung mulai 6-9 Agustus. Kurang lebih 13 item kegiatan bakal digelar di tiga daerah yang akan dikunjunginya. Masing-masing Kota Makassar, Takalar dan Maros.

Koordinator Acara Kedatangan Dr Salim, Ismail Bachtiar menyebut jika kedatangan ketua Majelis Syura PKS itu bakal menjadi momentum bagi partainya untuk mengukir torehan prestasi pada Pemilu 2024 mendatang.

“Ini momentum bagi kita menuju tiga besar di Sulsel. Saya meyakini itu. Ini adalah ikhtiar kami,” kata Ismail.

Baca Juga : Soppeng Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya

Menurut legislator DPRD Sulsel itu, kedatangan Dr Salim sudah lama dinanti-nantikan oleh seluruh lapisan masyarakat di Sulsel.

“Buktinya sudah ada ribuan pendaftar di setiap item kegiatan yang bakal digelar. Ini menandakan bahwa Dr Salim adalah milik masyarakat Indonesia,” demikian Ismail. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]l.com atau Whatsapp +62 813-455-28646