REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan dan rahmat Allah SWT. Kegiatan tersebut berlangsung di pelataran kantor PLN UID Sulselrabar, Jalan Letjend Hertasning, Makassar, Kamis (10/9/2026).
Salat Istisqa tersebut diikuti oleh karyawan dan karyawati PLN UID Sulselrabar bersama jajaran PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP SUL) dan Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum bagi insan PLN untuk bersama-sama bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, lingkungan, serta keberlangsungan kehidupan.
Salat Istisqa dipimpin oleh Dr Muh Basran Yusuf selaku imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar seorang hamba untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT, menyadari keterbatasan manusia dan sepenuhnya berharap kepada pertolongan-Nya.
Baca Juga : Unlimited Battle Area: Indosat Fasilitasi Kompetisi Gaming Dengan Jaringan 5G
“Salat Istisqa ini adalah bentuk kita sebagai hamba untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Setiap hari kita membaca Surah Al-Fatihah dan memohon, ‘Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in’. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan. Maka hari ini kita bersama-sama melakukan Salat Istisqa ini, mengakui bahwa kita adalah hamba yang membutuhkan pertolongan Allah,” ujar Muh Basran Yusuf.
Dalam khutbah tersebut, ia juga mengajak jamaah untuk tidak hanya memohon agar langit menurunkan hujan, tetapi juga memohon agar Allah SWT menghujani hati setiap hamba dengan keimanan, ketakwaan, dan keberkahan.
Doa dan munajat juga dipanjatkan agar Allah SWT melepaskan apa yang tertahan di langit dan menurunkan hujan yang membawa rahmat serta keberkahan di seluruh wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, termasuk wilayah-wilayah pembangkit yang membutuhkan air, sehingga hujan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, lingkungan, dan keberlangsungan sistem kelistrikan.
Baca Juga : 100 Persen Indosat 5G Jangkau Makassar, Konektivitas Jaringan Dukung 4 Kebutuhan Digital
Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual insan PLN di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang membutuhkan turunnya hujan dan juga untuk memperkuat ikhtiar melalui doa dan kepasrahan kepada Allah SWT.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar bersama yang melengkapi berbagai upaya teknis PLN dalam menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan.
“Ikhtiar kita tidak hanya dilakukan melalui langkah-langkah teknis, tetapi juga melalui doa dan munajat. Hari ini kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, sehingga memberikan kebaikan bagi masyarakat, lingkungan, dan sistem kelistrikan kita,” ujar Edyansyah.
Baca Juga : Pendaftaran Sekolah Islam Athirah Dibuka 12 Oktober, Siapkan Kuota 1.188 Kursi
Menurutnya, hujan merupakan bagian penting dari keseimbangan alam dan memiliki peran besar dalam mendukung keberlangsungan berbagai aktivitas masyarakat. Karena itu, momentum Salat Istisqa diharapkan dapat memperkuat kepedulian dan kebersamaan seluruh insan PLN dalam menghadapi kondisi yang ada.
“Kami berharap hujan segera turun dengan membawa keberkahan. Kami juga memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar berbagai upaya yang sedang dilakukan PLN dapat berjalan dengan lancar dan kondisi kelistrikan dapat segera kembali optimal,” tambahnya.
Edyansyah menegaskan, PLN akan tetap melakukan berbagai langkah teknis secara maksimal untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Baca Juga : Kepala BPOM Taruna Ikrar Perkuat Pengawasan MBG, Dua SPPG di Mataram Jadi Tujuan Pemeriksaan
Di saat yang sama, seluruh insan PLN diajak untuk tidak berhenti berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT, dengan harapan turunnya hujan tidak hanya menjadi rahmat bagi keberlangsungan alam dan kehidupan masyarakat, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya. (*)
