REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Hal ini dilakukan melalui edukasi keselamatan kelistrikan rumah tangga dan pencegahan kebakaran, pada Sabtu (05/09/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Desa Siaga Bencana PLN Peduli 2026: Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran di Kaluku Bodoa.
Melalui program tersebut, PLN UIP Sulawesi mendorong peningkatan kapasitas masyarakat agar lebih tangguh, sigap, dan mampu melakukan langkah pencegahan terhadap potensi risiko bencana di lingkungan sekitar.
Baca Juga : Gagas Fun Cooking, TK Athirah Racing Center Ajak Anak Belajar Mandiri dari Dapur
Dalam kegiatan tersebut, Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) PLN UIP Sulawesi memberikan pemahaman mengenai penggunaan listrik yang aman di rumah tangga, potensi bahaya kelistrikan, serta langkah pencegahan kebakaran sejak dini.
Materi edukasi turut dilengkapi dengan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai penguatan keterampilan dasar bagi peserta. Pada kesempatan tersebut, PLN UIP Sulawesi juga menyediakan lima unit APAR untuk mendukung praktik sekaligus memperkuat kesiapsiagaan Satgas Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Kaluku Bodoa.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, edukasi keselamatan kelistrikan menjadi salah satu bentuk komitmen PLN dalam membangun kesiapan masyarakat menghadapi potensi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.
Baca Juga : Sinergi PLN UIP Sulawesi dan Pemkab Jeneponto akan Legalisasi 69 Tapak Tower SUTT Punagaya–Bantaeng
“Potensi bencana dapat terjadi kapan saja, tetapi risikonya dapat kita kurangi melalui kesiapsiagaan, pengetahuan, dan tindakan pencegahan yang tepat,” katanya, dalam keterangan resminya.
Melalui kegiatan ini, PLN UIP Sulawesi berupaya memperkuat pemahaman masyarakat terkait penggunaan listrik yang aman, karena salah satu potensi penyebab kebakaran di lingkungan rumah tangga dapat berasal dari instalasi atau penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar.
Aditya menambahkan, edukasi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada peserta yang hadir, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan BPKH Palu Monev PPKH Jalur SUTT 150 kV Luwuk–Toili
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan dibagikan kembali kepada warga lainnya. Dengan begitu, Satgas Kaltana dan masyarakat Kaluku Bodoa dapat menjadi agen edukasi keselamatan kelistrikan dan pencegahan kebakaran di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.
Sementara, Camat Tallo, Andi Husni, mengapresiasi dukungan PLN UIP Sulawesi dalam memberikan edukasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat. Menurutnya, listrik merupakan bagian penting dari aktivitas sehari-hari sehingga pemahaman mengenai penggunaannya secara aman menjadi hal yang sangat penting.
“Kita semua menggunakan listrik dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari penerangan rumah tangga, penggunaan peralatan elektronik, dan berbagai kebutuhan lainnya. Namun, apabila tidak digunakan dengan bijak, listrik juga dapat menimbulkan risiko, termasuk kebakaran. Karena itu, sosialisasi hari ini sangat strategis dalam memberikan pemahaman dasar kepada masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas inisiasi dan kepeduliannya,” ungkapnya singkat.
Baca Juga : PLN UID Sulselrabar Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar Hadapi Kondisi Cuaca Di Sulawesi
Hal lainnya diungkapkan Ketua Satgas Kaltana Kaluku Bodoa, Hanah. Ia menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan PLN UIP Sulawesi memberikan banyak pengetahuan baru yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Banyak ilmu yang kami dapatkan hari ini. Salah satunya, kami semakin memahami bahwa ketika terjadi kebakaran yang berkaitan dengan listrik, penanganannya tidak boleh menggunakan air, tetapi menggunakan APAR yang sesuai atau media nonkonduktif seperti pasir kering. Ilmu ini tentunya akan kami bagikan kembali kepada masyarakat lainnya. Terima kasih PLN,” ujar Hanah.
Melalui kegiatan edukasi keselamatan kelistrikan dan pencegahan kebakaran ini, PLN UIP Sulawesi berharap masyarakat Kaluku Bodoa semakin memahami pentingnya penggunaan listrik secara aman, mampu mengenali potensi bahaya sejak dini, serta lebih siap melakukan respons awal saat terjadi kondisi darurat.
Baca Juga : PLN UID Sulselrabar Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar Hadapi Kondisi Cuaca Di Sulawesi
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PLN UIP Sulawesi dalam mendukung ketahanan masyarakat melalui Program Desa Siaga Bencana PLN Peduli 2026, khususnya dalam mitigasi risiko kekeringan dan kebakaran di Kelurahan Kaluku Bodoa.
