0%
logo header
Jumat, 24 Juni 2022 18:29

Polisi Selidiki Promo Holywings yang Sebut Nama Muhammad dan Maria

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Screenshot promo Holywings. (SC. Instagram)
Screenshot promo Holywings. (SC. Instagram)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya saat ini tengah menyelidiki promo minuman keras (miras) Holywings yang menuliskan nama Muhammad dan Maria.

Promo itu kini tengah heboh dan ramai menjadi buah bibir di jagad maya.

Polda Metro Jaya juga membenarkan adanya juga laporan dari Himpunan Advokat Muda Indonesia terkait unggahan promosi miras gratis itu bagi yang mempunyai nama Muhammad dan Maria.

Baca Juga : Polsek Metro Taman Sari Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 30 Paket Siap Edar

“Adanya postingan Holywings yang berikan minuman alkohol bagi orang yang bernama Muhamad dan Maria. LP sudah diterima,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Jumat (24/06/2022).

Zulpan menuturkan laporan tersebut mengenai adanya dugaan penistaan agama lantaran nama yang dicantumkan dalam promosi identik dengan agama.

“Berdasarkan laporannya dugaan penistaan agama. Karena Muhammad identik dengan Islam, Maria identik degan Katolik,” tambahnya.

Baca Juga : Wakapolda Pimpin Apel Besar Saka Bhayangkara Di Polda Metro Jaya

Zulpan menambahkan bahwa pihak kepolisian saat ini mendalami dan menindaklanjuti laporan tersebut.

Sementara, pihak Holywings Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi minuman alkohol gratis setiap Kamis untuk yang bernama “Muhammad” dan “Maria”.

Promosi itu sebelumnya diunggah melalui akun media sosial @holywingsindonesia dan @holywingsbar pada 22 Juni lalu.

Baca Juga : Deolipa Yumara Kuasa Hukum Bharada E Datangi LPSK Ajukan Justice Collaborator

“Sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia akibat kelalaian kami, izinkan kami untuk bisa memperbaiki kesalahan kami dan menjadi lebih baik lagi,” tulisnya seperti dikutip dari akun Holywings , Jumat (24/06/2022).

Holywings Indonesia telah menjalani pemeriksaan 1×24 jam pada Kamis (23/6) siang di Kantor Polres Metro Jakarta Selatan.

Pihak Holywings menyatakan tidak memiliki maksud untuk menutup-nutupi kasus tersebut atau melindungi oknum yang terlibat.

Baca Juga : Polri Sebut Dana Penyelewengan Boeing Oleh ACT Diduga Capai Rp107,3 Miliar

Selain itu, Holywings juga mengaku akan tetap melanjuti kejadian itu sesuai dengan proses hukum yang berlaku di Indonesia.

Buntut kasus ini, Holywings Indonesia sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelaporan tersebut dilakukan oleh seorang bernama Feriyawansyah pada Jumat (23/6) dini hari.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646