0%
logo header
Rabu, 20 Juli 2022 17:47

Potong Dana BOP TPQ Rp 2 sampai 3 Juta, Kasi Ponpes Kemenag Bulukumba Ditahan

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Kantor Kejari Bulukumba. (Istimewa)
Kantor Kejari Bulukumba. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba resmi menetapkan Kepala Seksi Pondok Pesantren, Kementerian Agama (Kemenag) Bulukumba, Alim Ihsan sebagai tersangka, Rabu (20/07/2022).

Alim ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan Korupsi Bantuan Operasinal Pendidikan (BOP) Taman Pendidikan Al-quran (TPA) di lingkup Kemenag Bulukumba.

“Bantuan tersebut untuk sejumlah TPQ di Bulukumba pada 2020 lalu, pada tahap pertama kepada 300 TPQ,” ujar Kepala Seksi Pidanan Khusus (Pidsus) Kejari Bulukumba, Thirta Massaguni kepada awak media.

Baca Juga : Operasi Patuh Pallawa 2026 Digelar di Bulukumba, Sasar 8 Jenis Pelanggaran Ini

Lebih lanjut, penetapan tersangka Alim Ihsan setelah Kejaksaan merampungkan hasil penyelidikan.

Pada kasus dugaan korupsi bantuan TPQ, sejumlah bantuan dengan nilai Rp 10 juta untuk setiap TPQ terungkap dipotong oleh Alim Ihsan.

Pemotongan itu terungkap dari keterangan sejumlah saksi dari pihak TK-TPA yang diperiksa Kejaksaan sebelumnya.

Baca Juga : Kapolres Bulukumba Jadi Irup di SMAN 1, Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba dan Bullying

“Ada yang dipotong Rp 2 juta sampai 3 juta per TPQ,” jelas Thirta.

Saat ini, Alim Ihsan akan ditahan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) kelas II A Bulukumba. Ia juga telah dinonaktifkan dari jabatannya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646