REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE – Berdasarkan data Bappeda Kabupaten Bone, ntuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Pendek (RPJMD) presentase penduduk miskin di Bone adalah 76.250 jiwa.
Di Bone Barat, banyaknya hal yang butuh perhatian serius Pemda Bone seperti di Kecamatan Tellu Limpoe dan daerah – daerah di sekitarnya.
Kondisi bapak Hanaking yang di sambangi republiknews.com di kediamannya yang hampir 90% berbahan bambu dan tidak layak huni itu di Desa Sengngengpalie Dusun Lappo Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone, Sabtu (07/11/2020).
Beliau mempunyai 6 orang anak yang mesti dia hidupi dengan pekerjaan sebagai buruh tani,
“Kurang lebih 20 tahun saya tinggal disini nak, kalau makan kadang ke rumah keluarga, saya kerjanya di sekitar siniji nak, kadang saya kerjakan kebunnya orang, ada juga sapi saya pelihara tapi sapinya orang, terkadang saya juga pergi manjat kelapa, kalau 20 pohon kelapa biasanya saya dapat Rp.200.000,” tuturnya.
Temmi yang merupakan istri Hanaking pun mengatakan bahwa telah mendapatkan bantuan beras ada dan juga pernah didata untuk di masukkan dalam program bedah rumah.
“Bantuan beras adaji nak, tapi yang berupa uang tunai sampai sekarang tidak ada, kalau masalah rumah sudah banyak yang minta berkas untuk data bedah rumah katanya, tapi sampai sekarang belum ada, beberapa hari yang lalu ada lagi dan semoga terwujudmi” Terang Temmi istri bapak Hanaking.
Sementara itu Pemerintah Desa Sengngengpalie Wasri selaku Sekertaris Desa saat di konfirmasi via seluler membenarkan hal itu.
“Betul ndi’ memang begitu aturannya, jadi warga yang terima bantuan berupa beras maka tidak mendapat uang tunai, tidak boleh dobel” Jelasnya.
Sementara itu dalam pemantau reporter Republiknews.co.id turut hadir Komunitas Awani Peduli dari Desa Mamminasae Kecamatan Lamuru yang mana program kerjanya yaitu menyalurkan bantuan – bantuan kemanusiaan, mereka memberi bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada bapak Hannaking. (Abdul Muhaimin)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
