0%
logo header
Senin, 05 Desember 2022 13:22

Ribuan Masyarakat di Wakatobi Nikmati Program Pasar Murah Pemkab

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Bupati Wakatobi, Sulawesi tenggara, H. Haliana menyerahkan paket sembako murah di Pulau Binongko. (Ist)
Bupati Wakatobi, Sulawesi tenggara, H. Haliana menyerahkan paket sembako murah di Pulau Binongko. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAKATOBI — Program paket pasar murah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi Sulawesi tenggara, menjalar hingga ke wilayah Pulau Binongko dan Tomia.

Acara penyaluran paket sembako murah di kedua Pulau tersebut diterima ribuan masyarakat kurang mampu di empat Kecamatan yang dilakukan secara terpisah.

Program paket pasar murah tersebut berlangsung selama dua hari yakni Sabtu 4 hingga 5 Desember 2022.

Baca Juga : Gelar Seminar Nasional Arbitrase, Fakultas Hukum Unhas Siap Bermitra dengan BANI

Bupati Wakatobi, H. Haliana yang turun langsung menyalurkannya kepada masyarakatnya mengaku, bahwa program ini adalah bentuk kepedulian Pemkab akibat inflasi dampak naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara nasional yang mempengaruhi harga kebutuhan pokok.

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, program ini digelar untuk meringankan beban masyarakat Wakatobi yang kurang mampu. Sehingga lanjut dia, yang menerima paket sembako murah dipastikan benar-benar tepat sasaran.

“Yang berhak menerima itu adalah yang membawa kartu keluarga. Yang membawa kartu keluarga juga ada pengecualian. Kalau yang pegawai, saya sampaikan tidak usah dikasikan karena ada gaji. Dan yang utama adalah bagi kita yang tidak punya gaji,” kata Haliana dalam arahannya.

Baca Juga : Pemkab Wakatobi Alokasikan Rp 3,3 Miliar Untuk Bangun Tambak Budidaya Udang Vaname

“Yang kedua, kalau orang kaya tentu mereka tidak terlalu merasakan dampaknya,” sambungnya.

Haliana berharap agar masyarakat Wakatobi yang belum tersentuh dengan program pasar murah di 2022 ini agar bersabar. Sebab Pemkan berupaya agar program ini bisa berlanjut hingga tahun 2023 mendatang. “Sehingga yang belum dapat akan dapat, yang dapat sekarang akan dapat lagi,” tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Wakatobi, H. Safiuddin menambahkan bahwa progam paket pasar murah ini bakal menjadi kegiatan rutinitas dari Disperindag.

Baca Juga : 70 Warga Binaan Penyalahgunaan Narkotika Rutan Makassar Ikut Program Rehabilitasi Medis

Kedepannya pasar paket murah  bukan hanya digelar pada saat-saat menghadapi lebaran Indul Fitri dan Indul Adha saja. Apalagi kata dia, di daerah kita khususnya di Indonesia, resesi memang yang harus diantisipasi.

Saifuddin mengatakan, di tahun 2022 ini anggaran untuk program paket pasar ini sekira Rp 850 juta dengan total jumlah keselurahan yang bakal di bagi kepada masyarakat Wakatobi sebanyak 7.500 paket.

“Dan jika kita merujuk ke belakang, mungkin ini adalah program dengan anggaran yang terbesar yang pernah ada di Kabupaten Wakatobi,” terangnya.

Baca Juga : Event Beautiful Malino Berhasil Masuk KEN Kemenparekraf 2023

“Program ini akan menjadi program rutinitas yang dimana sebelumnya kalau  Dinas Perindag melaksanakan pasar murah, hanya kami lakukan bisanya pada moment lebaran Idul Fitri atau Idul adha. Namun atas arahan bapak Bupati, kegiatan-kegiatan seperti ini akan kami tambah volumenya dan tambah anggarannya,” sambungnya.

Berdasarkan data yang diterima republiknews.co.id, pada kegiatan program paket pasar murah di Pulau Binongko dan Tomia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Wakatobi menyalurkan sebanyak 2.599 paket semabko dan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Wakatobi menyalurkan 1.632 paket semabko.

Perlu diketahui program paket pasar murah ini akan dilanjutkan hingga ke Pulau Kaledupa pekan ini.

Penulis : Gayus Irawadi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646