0%
logo header
Senin, 04 Desember 2023 19:35

Rutan Masamba Dorong Penguatan Imtaq Warga Binaan

Chaerani
Editor : Chaerani
Pengasuh Pondok Tahfiz Daarul Furqon Palopo, Ustadz Hilal Abu Naufal saat menyampaikan ceramah, di Masjid Al Hijrah Rutan Masamba, kemarin. (Dok. Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel)
Pengasuh Pondok Tahfiz Daarul Furqon Palopo, Ustadz Hilal Abu Naufal saat menyampaikan ceramah, di Masjid Al Hijrah Rutan Masamba, kemarin. (Dok. Humas Kanwil Kemenkumham Sulsel)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MASAMBA — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Masamba (Rutan Masamba) mendorong penguatan iman dan takwa kepada seluruh warga binaan di dalamnya.

Salah satunya melalui pertemuan keagamaan. Kali ini pihaknya menghadirkan Pengasuh Pondok Tahfiz Daarul Furqon Palopo, Ustadz Hilal Abu Naufal untuk memberikan ceramah agama, di Masjid Al Hijrah Rutan Masamba.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Hilal menyampaikan ceramah agama terkait “Pintu-Pintu Hidayah dari Balik Penjara”.

Baca Juga : Delapan Tahun Kepemimpinan Adnan-Kio: Momen Tuntaskan Janji

Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan kerohanian kepada warga binaan yang beragama Islam. Salah satu tujuannya untuk memperkuat iman dan takwa,” terang Kepala Rutan Masamba, Agung Hartono, dalam kegiatan, kemarin.

Ia pun menyampaikan kesyukurannya karena para warga binaan sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur melihat antusias warga binaan yang sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa niat untuk hijrah atau berubah mereka telah miliki,” terangnya.

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Industri BPR

Kegiatan pembinaan kerohanian ini pun diharapkan dapat menjadi spirit dan bekal warga binaan untuk hijrah ke jalan yang lebih baik, dan berintrospeksi diri agar menyesali perbuatan yang salah sebelumnya.

“Kita berharap pembinaan kerohanian yang rutin kita laksanakan ini menjadi spirit dan bekal untuk warga binaan lebih baik lagi. Sehingga ketika mereka keluar dari rutan ini, mereka menjadi insan yang mandiri dan agamais,” harap Agung.

Sementara, dalam ceramahnya, Ustadz Hilal mengungkapkan, setiap orang yang masuk dalam penjara bukanlah kehinaan dibanding saudara kita diluar sana.

Baca Juga : Bupati Gowa: Pengembangan Kawasan Mamminasata Pacu Ekonomi Daerah

“Apakah setiap yang masuk dalam penjara, hina dan derajatnya turun?. Tentunya tidak. Terkadang dalam konteks kemuliaan. Saudara yang ada didalam penjara ini akan lebih mulia ketika kita mampu mengubah tingkah laku lebih baik lagi dan melupakan kesalahan dimasa lalu,” ujarnya.

Kehadiran para warga binaan di dalam penjara tentunya ada hikmah yang besar dibalik itu. Sebab, takdir akan menjadi pengingat dan membuat manusia sadar atas perbuatan yang dilakukan.

“Dengan adanya perubahan yang ada pada diri saudara menuju kebaikan, maka hidayah itu akan lebih dekat lagi dengan diri kita. Kita hanya perlu menjaga istiqomah dalam melakukan kebaikan dan memperbaiki diri. Proses hijrah kita dibalik penjara ini merupakan suatu proses menemukan hidayah Allah SWT. Insyaallah ini menjadi ajang latihan keimanan kita supaya kelak kita kembali ke masyarakat dengan derajat keimanan lebih baik lagi,” tegasnya.

Baca Juga : Sikapi Kasus Bullying, Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP dengan Lembaga Perlindungan Anak Sulsel

Terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulsel Liberti Sitinjak mengapresiasi pembinaan kerohanian yang giat dilakukan oleh Rutan Masamba.

“Semoga ini lebih giat dilakukan sehingga warga binaan dapat meningkatkan kesadaran beragamanya dalam aspek pengetahuan agamanya. Seperti cara beribadah dengan baik, dan tata cara mendekatkan diri kepada pencipta,” kata Liberti.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646