0%
logo header
Senin, 05 Juni 2023 08:30

Saat Wisuda, Alumni PPMI Shohid Pangkep di Luar Negeri Berorasi

Saat Wisuda, Alumni PPMI Shohid Pangkep di Luar Negeri Berorasi

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PANGKEP — Wisuda dan Penamatan Santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Shohwatul Is’ad (Shohid), Ahad (4/6/2023), berlangsung sangat istimewa.

“Graduation Day” (Hari wisuda) 116 santri lulusan SMP dan SMA tersebut diisi dengan orasi ilmiah yang dibawakan oleh empat alumni PPMI Shohid yang sedang mengikuti pendidikan lanjutan di luar negeri, termasuk seorang yang sudah menamatkan pendidikannya dan kembali ke Indonesia.

Orasi pertama disampaikan Apt. Nurrahma A.Nawir A.Masrur, S.Farm yang saat ini sedang mengikuti pendidikan Magister dalam bidang perobatan di University College London, Inggris. Nurrahma mengatakan, pendidikan yang diikutinya memberi kesempatan bagi dirinya memperoleh ilmu pengetahuan dari para ahlinya.

Baca Juga : Muhammad Zaidin Ataillah Adnan, Hafiz 30 Juz Santri PPMI Shohid Pangkep

“Mereka mengajarkan hasil penelitiannya mengenai obat yang telah dilakukan,” ujar Nurrahma yang ketika membawakan orasi waktu di Inggris pukul 03.00.

Kendala yang dihadapi adalah menyangkut cuaca yang selalu berubah-ubah karena Inggris mengalami empat musim.

“Pendidikan di luar negeri bagi saya dapat memperluas jejaring, bisa belajar dari eksper (ahli), belajar di negeri maju, dan berlatih mandiri,” ujar Nurrahma saat menjawab pertanyaan salah seorang Santri yang diwisuda.

Baca Juga : Muhammad Zaidin Ataillah Adnan, Hafiz 30 Juz Santri PPMI Shohid Pangkep

Alumni kedua, Ibnu Sabil yang sedang mengikuti pendidikan lanjutan di Islamic University Madina. Dia mengatakan, setiap tahun terdapat sedikitnya 300 mahasiswa Indonesia yang belajar di kota tempat Makam Nabi Muhammad saw tersebut. Ibnu Sabil merupakan angkatan I PPMI Shohid.

Alumni ketiga, Safri Nurdin, Lc.Dipl yang sedang mengikuti pendidikan magister di Al Azhar University of Cairo. Safri mengatakan, yang harus dipersiapkan oleh setiap calon mahasiswa yang hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tertua ini adalah kemampuan bahasa Arab. Banyak guru PPMI Shohid  merupakan alumni Cairo.

Alumni keempat, dr. Ashabul Wahidan Mahyuddin, MBBS, yang menyelesaikan pendidikan di Chongqing Medical University of China pada tahun 2021. Pada saat acara wisuda santri, dia sedang mengikuti adaptasi di RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar. Ashabul merupakan angkatan I SMA PPMI Shohid  Ma’rang Pangkep.

Baca Juga : Muhammad Zaidin Ataillah Adnan, Hafiz 30 Juz Santri PPMI Shohid Pangkep

Dibuka dengan pembacaan kalam Ilahi yang dibawakan qari MTQ Internasional di Turki, Zulkifli Taufik, S.Th.I, Direktur PPMI Shohid Muhammad Muchlis Halide, Lc.,M.A. mengharapkan kepada para santri yang menamatkan pendidikan dapat meraih cita-citanya dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

“Meskipun jauh dari orang tua, para santri betah mengikuti pendidikan. Para alumni sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk yang sangat membanggakan banyak alumni yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, ” ujar Muchlis dalam acara yang dihadiri Ketua Yayasan PPMI Shohid Prof.

Dr.Yusring Sanusi Baso, M.App. LING, Pembina Yayasan Shohid Hj.Nur Aspin Masrur S.E., Ketua Komite PPMI Shohid  Dr.H.Ikhwan M.Said, M.Hum dan para orang tua santri dan santriwati serta sejumlah undangan.

Baca Juga : Muhammad Zaidin Ataillah Adnan, Hafiz 30 Juz Santri PPMI Shohid Pangkep

Ketua Yayasan PPMI Shohid  Prof.Dr.Yusring Sanusi Baso, M.App, LING  mengharapkan kepada para orang tua agar melanjutkan pendidikan kepada para santri yang tamat ini di rumah. Ini dimaksudkan agar karakter mereka selama di pesantren tetap terjaga.

Menurut Prof.Yusring, target PPMI Shohid  adalah 75% lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Tahun 2022 baru 25%. Tahun ini sudah ada tiga lulusan yang diterima tanpa tes di PTN.

Khusus untuk pendidikan lanjutan ke luar negeri, kata Yusring, pihak PPMI Shohid  sudah berkomunikasi dengan Imam Syekh Hasan Buchari di Institute Masjidil Haram untuk pengiriman para santri.

Baca Juga : Muhammad Zaidin Ataillah Adnan, Hafiz 30 Juz Santri PPMI Shohid Pangkep

“Kita berharap akan mengirim lebih banyak lagi lulusan melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” pungkas Yusring pada acara wisuda dan penamatan SMP Angkatan XV dan SMA Angkatan IX tersebut.

Para lulusan baik SMP dan SMA harus membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan mampu menghafal Alquran beberapa juz. Salah seorang lulusan SMA yang berhasil menghafal 30 juz adalah Muhammad Zaidun Ataillah Adnan, putra sulung pasangan Andi Adnan Azis, STP, M.Si. yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Baru-Neni Dwiana, S.E. yang bekerja sebagai aparatur sipil negara di Kantor Pajak Palopo.

Acara wisuda dan penamatan ini dimeriahkan dengan penampilan tari dan fagmen bertajuk “Bangkit Meraih Kebersamaan” yang dibawakan para santri dan santriwati PPMI Shohid.

Penulis : M. Dahlan Abubakar
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646