Semarakkan HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Gowa Gelar Lomba Posko PPKM

  • Bagikan
Pj Sekda Gowa, Kamsina.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 Tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menggelar lomba posko PPKM tingkat desa dan kelurahan.

Hal ini dilakukan untuk memotivasi perangkat desa atau lurah agar lebih semangat mengefektifkan posko-posko yang ada. Terutama selama berlangsungnya PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Penjabat Sementara Sekretaris Kabupaten Gowa Kamsina mengatakan, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19  harus dimulai mulai dari bawa dengan membatasi aktifitas masyarakat di tingkat RT. Olehnya, dengan diadakannya lomba posko PPKM ini diharapkan dapat terus aktif dan berjalan efektif.

“Posko PPKM ini memang telah dibuat sejak jauh-jauh hari, tetapi kita ingin seluruh posko yang ada berfungsi dengan baik. Sebab dengan pembatasan mulai ditingkat RT, RW, lingkungan dan dusun maka Covid-19 bisa ditekan ditambah PPKM tingkat kabupaten,” ungkapnya, Minggu (15/08/2021).

Selain itu, Kamsina mengaku dalam pembuatan posko ini menggunakan anggaran negara sehingga untuk melihat anggaran tersebut difungsikan sebagaimana mestinya pihaknya bersama SKPD terkait turun langusng melakukan penilaian 

“Pembuatan posko ini menggunakan anggaran jadi sekaligus kita melihat apakah difungsikan dan digunakan dengan baik. Insyaallah jika ini berfungsi dengan baik maka Covid-19 bisa terkendali,” tambahnya.

Kamsina menyebutkan, salah satu kriteria penilaian posko PPKM ini antara lain, data yang ada di posko harus lengkap seperti data zona di setiap RT. Apalagi sebelumnya telah diinformasikan untuk penempatan zona berdasarkan data kasus.

Contohnya, berstatus zona merah jika angka kasus terkonfirmasi positif 10 keatas, zona orange 5 hingga 7 keatas, kuning 1 hingga 3 keatas, dan hijau tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19.

Lebih lanjut, Kamsina mengatakan posko yang dinilai merupakan perwakilan posko di tingkat desa dan kelurahan, di mana pemerintah kecamatan mengusulkan 1 posko terbaik di wilayahnya yang telah dilakukan penilaian sebelumnya.

“Jadi ada 18 posko tersebar di 18 kecamatan yang kita nilai bersama Dinas PMD, Dinas Kesehatan dan Bagian Pemerintahan. Kita juga bagi 4 tim yang turun, hari ini menilai di kecamatan dataran rendah selanjutnya di dataran tinggi,” jelasnya. (Rhy)

  • Bagikan