0%
logo header
Selasa, 13 Februari 2024 15:27

Sudah Salurkan Beragam Program Aspirasi, Abang Fauzi Kini Fokus Kawal Program Penanganan Bencana

Rizal
Editor : Rizal
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Fauzi. (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Fauzi. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi terus mengawal aspirasi warga Sulawesi Selatan khususnya yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel III.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini sudah dua periode menjadi wakil rakyat di Senayan. Di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 kali ini, Muhammad Fauzi optimistis kembali ke DPR RI.

“Masih banyak yang perlu dilanjutkan,” kata Abang Fauzi, sapaan akrab Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulsel ini, Senin (12/2/2024).

Baca Juga : Delapan Tahun Kepemimpinan Adnan-Kio: Momen Tuntaskan Janji

Hampir semua aspirasi yang ada di Komisi V dibawa Muhammad Fauzi ke Dapil Sulsel III. Mulai dari bedah rumah, P3I (irigasi), Sanimas, Pamsimas, Rusunawa, hingga jembatan gantung.

“Selama tiga tahun lebih atau hampir empat tahun, Alhamdulillah semua kabupaten di Dapil III itu sudah merasakan aspirasi yang saya bawa. Tapi, memang masih perlu untuk dilanjutkan biar lebih banyak dirasakan oleh masyarakat,” sambungnya.

Menurut Abang Fauzi yang menjadi permasalahan adalah program dan anggaran tidak seirama. Dimana, masih lebih banyak aspirasi masyarakat dibandingkan dengan jumlah anggarannya.

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Industri BPR

“Oleh karena itu, program aspirasi berjalan secara bertahap. Kegiatan-kegiatan yang berupa insfrastruktur jalan, kemudian dari Kementerian Perhubungan ada bus, ada penerangan lampu jalan, desa wisata, ada juga bumdes,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Muhammad Fauzi juga menghadirkan pelatihan-pelatihan untuk masyarakat di Dapil III yang sifatnya keamanan dan kenyamanan dalam bertansportasi.

“Termasuk ketika saat ada bencana, perlu juga ada pelatihan. Dari sekian banyak program itu, Alhamdulillah selama saya di Komisi V, sudah tersentuh semuanya,” ujarnya.

Baca Juga : Bupati Gowa: Pengembangan Kawasan Mamminasata Pacu Ekonomi Daerah

“Hanya memang, kalau mengenai besaran, sudah pasti harus proporsional. Karena saya harus menyesuaikan dengan besaran suara pada saat Pileg 2019 lalu. Itu kan konsekuensi dari proses politik di situ,” tegas Abang Fauzi.

Ia memastikan lebih banyak menyalurkan aspirasi dari program di Komisi V ke daerah yang masyarakatnya banyak memberikan kepercayaan selama di DPR RI.

“Dimana saya banyak diberikan kepercayaan, di situlah saya harus banyak menyalurkan aspirasi dari program yang ada di Komisi V,” katanya.

Baca Juga : Sikapi Kasus Bullying, Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP dengan Lembaga Perlindungan Anak Sulsel

Muhammad Fauzi juga membeberkan sejumlah program prioritas yang sementara dikawalnya di Senayan. Ia menjadikan penanganan bencana sebagai prioritasnya, khususnya di Dapil Sulsel III.

“Karena memang cukup banyak sungai yang ada di daerah kita. Sementara belum terpelihara dengan baik,” kata suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ini.

“Belum lagi, sekarang sudah memasuki musim hujan. Sedangkan sedimentasi sungai itu sudah hampir sama tingginya dengan air. Ini kan sebenarnya rawan,” tambahnya.

Baca Juga : Sikapi Kasus Bullying, Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP dengan Lembaga Perlindungan Anak Sulsel

Muhammad Fauzi mengakui anggaran untuk perawatan sungai dan jembatan masih sangat minim. Untuk itu, hal ini yang didampingi terutama dalam hal pemeliharaan.

“Sebetulnya infrastruktur itu kalau dipelihara dengan baik, dan pada saat pengerjaannya itu sesuai dengan spek yang ada. Kalau speknya bisa menjawab kebutuhan yang ada di jalan, saya pikir bisa menambah umur pakai,” bebernya.

Muhammad Fauzi mengakui aturan yang berlaku sejauh ini belum maksimal dijalankan. Padahal, jika aturan dijalankan dengan baik dalam pembangunan jembatan bisa menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Baca Juga : Sikapi Kasus Bullying, Komisi D DPRD Makassar Gelar RDP dengan Lembaga Perlindungan Anak Sulsel

“Paling tidak mungkin umur hidupnya (jembatan) makin bagus karena yang lewat sudah memenuhi standar berat yang harus dilewati di jalan itu. Kemudian ada pendapatan non pajak juga di dalamnya,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646