0%
logo header
Selasa, 03 November 2026 09:50

SYAFIF Goes to Makassar 2026 Berhasil Buka 10.598 Rekening Baru

Chaerani
Editor : Chaerani
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi saat menghadiri SYAFIF Goes to Makassar 2026 yang berlangsung di Atrium TSM Makassar, kemarin. (Dok. Istimewa)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi saat menghadiri SYAFIF Goes to Makassar 2026 yang berlangsung di Atrium TSM Makassar, kemarin. (Dok. Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Dalam pelaksanaan Syariah Financial Fair (SYAFIF) di Kota Makassar menjadi wadah positif dalam memperluas literasi dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

Selama pelaksanaan rangkaian SYAFIF Goes to Makassar 2026 yang berlangsung di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar mencatat pembukaan 10.598 rekening baru dengan total volume transaksi penghimpunan dan penyaluran dana mencapai Rp230,94 miliar.

Capaian tersebut merupakan akumulasi capaian kegiatan pra-acara pada 19 hingga 29 Oktober 2026 hingga acara utama pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Pameran produk dan layanan syariah ini, masyarakat dapat mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah melalui 22 stan pelaku usaha jasa keuangan syariah dan dua stan ekosistem syariah, serta berbagai kegiatan edukasi dan gelar wicara.

Baca Juga : Festival Musik Tradisi Indonesia: Merawat Musik Tradisi atau Merayakan Inovasi?

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, penyelenggaraan SYAFIF merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat literasi sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah secara tepat.

“Pertama tentu saja memperkuat literasi keuangan syariah masyarakat. Ini sangat penting karena jangan sampai orang melakukan inklusi tanpa literasi itu sendiri. Itu bisa bahaya. Yang kedua, tentu bagaimana membukakan akses. Jadi, ini penting,” ungkapnya, dalam keterangan resminya, kemarin.

Ia berharap, dari pameran tersebut tujuannya untuk menciptakan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar melalui produk-produk keuangan syariah.

Baca Juga : Hujan Mulai Turun di Poso, PLN Terus Upayakan Pemulihan Pasokan Listrik

“Dari kegiatan ini tentunya bermuara pada meningkatkan literasi dan inklusi keu syariah seluruh kelompok masyarakat, masyarakat makin dekat dengan produk dan layanan keuangan syariah, hingga mendorong sinergi antar pemerintah dan regulator,” terangnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Azhar Nasution mengungkapkan, menjadi sebuah hal membanggakan bahwa LPS diberikan kesempatan untuk terlibat langsung memberikan edukasi keuangan di sektor syariah. Hal ini tentunya juga bagian dari komitmen LPS untuk menjaga kepercayaan seluruh nasabah di Indonesia.

“Kenapa ini menjadi penting? Karena nanti, kalau masyarakat kita sudah bisa percaya, maka semua akan bergerak dan ujungnya tentu adalah pembangunan dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Baca Juga : Tanggapi Keluhan Tagihan Listrik, PLN Tegaskan Komitmen Jaga Transparansi

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan sektor jasa keuangan syariah tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan sebuah hal yang harus diperjuangkan. Salah satunya adalah penguatan literasi yang baik.

“Jadi kalau kita sudah memberikan literasi yang baik, maka orang akan jadi paham, jadi mengerti, dan percaya. Maka, setelah percaya, mereka akan mulai menabung, berinvestasi dan uangnya bisa dipakai untuk pembangunan bagi masyarakat,” trangnya.

Menurutnya, LPS berkomitmen dalam mendukung program SYAFIF yang dilaksanakan OJK secara tahunan. Apalagi, dengan jumlah penduduk Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan yang cukup besar, sehingga potensi terhadap pangsa pasar juga besar.

Baca Juga : Kejar Pangsa Pasar 20 Persen, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri

“Dengan potensi tersebut bisa menggerakkan semua elemen masyarakat, menggerakkan semua modal, pendanaan dan juga industri, serta ekosistem bisnis yang halal menjadi salah satu basisnya,” lanjutnya.

Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan terakhir SYAFIF pada 2026 setelah sebelumnya berlangsung di Banjarmasin dan Aceh. OJK menyelenggarakan kegiatan tersebut bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi, serta kementerian dan lembaga terkait.

Dalam SYAFIF 2026 Goes to Makassar berbagai kegiatan digelar, antara lain, pameran produk jasa keuangan syariah, talkshow inspiratif, musik performance, games interaktif, grand prize dengan hadiah umarh, kendaraan bermotor hingga AC.

Baca Juga : Kejar Pangsa Pasar 20 Persen, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri

Tak hanya itu juga dilaksanakan berbagai macam lomba yang terdiri dari Lomba Da’i Cilik, Lomba Fashion Show Ibu dan Anak, hingga Lomba Fashion Show tingkat PUJK Syariah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646