0%
logo header
Rabu, 09 November 2022 10:12

Tahun Depan, TPA Tondong di Sinjai Terancam Over Kapasitas

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tondong, Kecamatan Sinjai Timur. (Foto: Asrianto / Republiknews.co.id)
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tondong, Kecamatan Sinjai Timur. (Foto: Asrianto / Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tondong di Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai terancam over kapasitas.

Volume sampah di TPA Tondong yang dibangun tahun 2003 harus mengangkut rata-rata 20 ton sampah perhari. Bahkan, tinggi tumpukan sampah yang ada di lokasi mulai menggunung.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai Evi Kasim Noor mengatakan, pada tahun 2017 lalu pihaknya telah mengusulkan agar pemerintah daerah Sinjai menganggarkan lahan baru. Hanya saja, hingga saat ini pengganti lahan baru itu belum juga dianggarkan.

Baca Juga : 323 Kendaraan Dinas Pemkab Sinjai Nunggak Pajak

Dan bahkan katanya, keluhan itu pernah disampaikan diruang pola kantor Bupati tentang kebutuhan yang mendesak untuk masing-masing instansi pada tahun 2022 ini, termasuk di Dinas Dampak Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Lahan baru sudah ada, sisa Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dan PUPR harus berupaya untuk memikirkan agar lahan baru dianggarkan secepatnya. Kita sebagai penerima manfaat sisa menggunakan,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Selasa (8/11/2022) kemarin.

Menurut Evi, sudah ada lahan sekitar 15 hingga 17 hektar yang siap digunakan, namun anggaran yang tidak ada untuk dilakukan pembebasan lahan. Mulai dari jalan, timbangan, pemilahan sampah serta produksi hasil limbah serta SDM yang memadai.

Baca Juga : Kontrak Bendungan Kambuno di Sinjai Diperpanjang 50 Hari

“Jika tidak dianggarkan, ditahun 2023 TPA Tondong bisa over kapasitas,” demikian Evi Kasim. (*)

Penulis : Asrianto
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646