0%
logo header
Jumat, 08 Maret 2024 21:18

Tahun Ini, Pemkab Gowa Target Raih Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

Chaerani
Editor : Chaerani
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menargetkan mampu meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2024 pada kategori Nindya. (Dok. shutterstock.com)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menargetkan mampu meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2024 pada kategori Nindya. (Dok. shutterstock.com)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menargetkan mampu meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2024 pada kategori Nindya, setelah dua tahun berturut-turut meraih kategori Madya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa Kawaidah Alham mengatakan, sebagai langkah awal dalam mempersiapkan KLA menuju Nindya, pihaknya telah melakukan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak 2024.

“Dari koordinasi dan evaluasi yang dilakukan kami berhasil naik peringkat pada perolehan KLA. Mulai dari KLA Pratama di 2020, kemudian meraih KLA Madya di 2023. Semoga dari evaluasi dan koordinasi yang kita lakukan atas perolehan tahun lalu, di tahun ini kita bisa naikkan peringkatnya menjadi Nindya,” katanya, dalam keterangannya, Jumat, (08/03/2024).

Baca Juga : Demi Gaya Hidup Sehat, Herbathos Kenalkan Produk Herbal di Acara F8 Makassar

Kawaidah menambahkan, pada rapat koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Tahun 2024 ini pihaknya melibatkan seluruh SKPD lingkup Pemkab Gowa, pada pengusaha, hingga pihak terkait lainnya. Dari pertemuan tersebut dilakukan pengumpulan dan penginputan data melalui aplikasi yang telah disiapkan.

“Di rapat koordinasi ini kami memang melibatkan bukan hanya SKPD, tapi juga perusahaan, lembaga, organisasi perempuan, dan semua organisasi lainnya. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana keterlibatan mereka di dalam pemenuhan hak anak saat ini,” jelasnya.

Kwaidah mengungkapkan, dalam mencapai kategori Nindya, tentunya butuh kerjasama melalui kebijakan bersama pula. Baik dalam bentuk Peraturan Daerah Kabupaten Layak Anak, dan Perda Perlindungan Anak, termasuk dukungan dari kebijakan yang ada di masing-masing instansi (SKPD).

Baca Juga : Pemkab Gowa Susun SOP Layanan Pencegahan Perkawinan Anak

Ia mencontohkan, pada bidang pendidikan dianggap perlu ada peraturan yang mewajibkan anak untuk bersekolah atau mengakses pendidikan gratis, atau bagaimana penanganan anak jika tidak bersekolah, dan lainnya.

“Jadi harus ada semua kebijakan yang memang memenuhi hak anak,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua (Fahasta) Kabupaten Gowa Moch Aidil Hayyul Qayyum mengatakan, kehadiran Forum Anak adalah sebagai cerminan kesadaran pemerintah untuk memperhatikan perlindungan dan hak-hak anak yang sudah ada diatur dalam Undang-Undang. Dimana Forum Anak bertugas sebagai agen Pelopor dan Pelapor atau 2P.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Temukan Puluhan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Pinrang Terbanyak

“Kami tentunya siap mendukung pemerintah dalam mewujudkan Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak,” harapnya.

Menurutnya, Forum Anak sangat berperan penting dalam mewujudkan Kabupatan Layak Anak, dimana perannya menjadi wadah menampung aspirasi anak yang akan nantinya dilaporkan kepada pemerintah untuk selanjutnya sebagai pertimbangan pemerintah dalam pengambilan kebijakan.

“Forum Anak adalah tempat aspirasi anak yang di mana para anak-anak bisa mengajukan aspirasi-aspirasinya. bisa berpendapat tentang apa saja yang ia butuhkan di kabupatennya,” ungkapnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646