0%
logo header
Rabu, 27 Maret 2024 03:48

Tinjau Banjir di Bone-bone, Indah Putri Indriani Imbau Warga Tetap Waspada

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat meninjau langsung beberapa wilayah di Kecamatan Bone-bone yang terdampak banjir. Selasa (26/03/2024)
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat meninjau langsung beberapa wilayah di Kecamatan Bone-bone yang terdampak banjir. Selasa (26/03/2024)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU UTARA — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengimbau warga di Kecamatan Bone-bone untuk tetap waspada.

Imbauan tersebut disampaikan Indah usai meninjau langsung lokasi banjir di beberapa titik, Selasa (26/3/2024) pagi tadi.

“Sebagaimana kita dapatkan informasi semalam bahwa banjir di Bone-bone dan ada satu desa yang terdampak di Tanalili. Dari lima desa satu kelurahan yang terdampak, hulunya ada di Bantimurung. Bersyukurn tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,” ucap Indah.

Baca Juga : Paraglider Dari Berbagai Wilayah Di Indonesia Mengudara Di Rongkong Luwu Utara

“Temuan kita sementara bahwa kemungkinan ada tanggul alami di daerah hulu karena air yang datang melampaui jembatan membawa material kayu-kayu besar dan mungkin juga terjadi longsor kita lihat dari warna sungainya. Tadi, saya minta investigasi kepada Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) untuk melihat di hulu bersama teman-teman BPBD,” sambung orang nomor satu di Luwu Utara ini.

Dari kejadian banjir pada Senin malam kemarin, Indah juga mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan lahan.

“Sekali lagi kami mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan pembukaan lahan di daerah hulu dan memperhatikan betul kondisi lingkungannya,” tuturnya.

Baca Juga : Bersama Ratusan Peserta, Indah Putri Indriani Jajal Jalur Montain Bike Rongkong

“Dan ini bukan hanya untuk warga yang ada di Kecamatan Bone-bone tetapi juga di kecamatan lain di wilayah pegunungan atau wilayah hulu seperti di Rongkong, Masamba, Sabbang, Sabbang Selatan, kemudian di Mappedeceng, kita minta untuk tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan,” tegas Indah.

Untuk jangka panjang, Indah meminta Dinas Lingkungan Hidup segera mengedukasi warga untuk menanam kayu-kayuan terutama di daerah perkebunan yang sudah dibuka oleh warga di daerah hulu, yakni di Desa Bantimurung. Hal ini tentu akan didukung oleh pemerintah yang juga melaunching program sedekah pohon yang dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada karena musim penghujan masih terus berlangsung. Untuk itu selalu ikuti perkembangan cuaca dari BMKG yang bisa diakses setiap saat,” jelas Indah.

Baca Juga : Indah Putri Indriani Harap Wonderful Rongkong Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

Terkait dampak banjir, Indah mendapat laporan dari Dinas Pertanian bahwa lahan persawahan ada beberapa terdampak di Kelurahan Bone-bone yaitu di Dusun Bamba. Tapi itu belum ada pertanaman, yang ada pertanaman dan siap panen di Desa Sukamakmur dan kategori rusak sedang juga di Desa Sukamakmur sebanyak 100 hektar itu sudah dicover oleh Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Kalau infrastruktur yang rusak sementara dilaporkan ada jembatan gantung penghubung antara Sidomukti dan Sukaraya itu juga di asessment hari ini. Kemudian ada tanggul jebol di Desa Sidomakmur dan saya sudah instruksikan teman-teman PUPR untuk komunikasikan mengenai alatnya. Kita juga sudah komunikasikan untuk melakukan pembersihan di hulu dikarenakan ada pipa PDAM yang terdampak di mana pipa tersebut menyuplai kebutuhan air di Kecamatan Bone-bone,” terang Indah saat meninjau langsung lokasi kejadian bersama Kapolres dan  pimpinan perangkat daerah terkait. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646