REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar mulai mengerjakan perintisan jalan tani sepanjang 1.200 meter di Desa Tamalanrea, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pekerjaan tersebut dimulai pada Kamis (07/05/2026) sebagai bagian dari upaya membuka akses pertanian bagi masyarakat desa sekaligus memperlancar mobilitas hasil produksi warga.
Sub Koordinator kegiatan perintisan jalan tani, Pelda Yusuf Sonda, menjelaskan bahwa pengerjaan sempat mengalami penundaan karena alat berat excavator masih digunakan di lokasi TMMD lain di Kelurahan Batangmata Sapo.
Baca Juga : TMMD Kodim 1415 Selayar Dinilai Jadi Solusi Akses Pertanian Warga
“Setelah alat tersedia, kami bersama masyarakat langsung bergerak melaksanakan pekerjaan di lokasi,” ujarnya, Sabtu (09/05/2026).
Menurut Yusuf, proses pengerjaan di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca. Curah hujan yang cukup tinggi beberapa kali menghambat aktivitas personel dan alat berat di lokasi pekerjaan.
Bahkan pada Jumat (08/05/2026), alat berat excavator sempat mengalami gangguan teknis sehingga proses pengerjaan harus dihentikan sementara.
Baca Juga : Dandim 1415 Selayar Shalat Jumat Bersama Warga dan Personel TMMD
“Namun perbaikan alat langsung dilakukan sehingga di hari yang sama pekerjaan bisa kembali berjalan normal,” jelasnya.
Meski dihadapkan pada berbagai hambatan, Yusuf menegaskan seluruh personel Satgas TMMD tetap optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Ia menyebut semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran pelaksanaan program TMMD di Desa Tamalanrea.
Baca Juga : Diguyur Hujan, Satgas TMMD Tetap Tuntaskan Jalan Tani di Selayar
“Walaupun cuaca kurang bersahabat dan alat sempat mengalami kendala, kami tetap berupaya maksimal agar pekerjaan terus berjalan,” katanya.
Menurutnya, pembukaan jalan tani tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena selama ini akses menuju lahan pertanian masih terbatas dan cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Dengan adanya jalan tani itu, warga diharapkan lebih mudah menjangkau lahan perkebunan dan pertanian, termasuk dalam proses distribusi hasil panen.
Baca Juga : Di Tengah Pembangunan TMMD, Prajurit Tetap Utamakan Disiplin dan Kesehatan
“Harapannya, kehadiran jalan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tutupnya.
