0%
logo header
Minggu, 25 Desember 2022 20:47

TP PKK Gowa Ajak Warga Deteksi Dini Kanker Payudara

Chaerani
Editor : Chaerani
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan saat membuka kegiatan Simposium Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan saat membuka kegiatan Simposium Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Gowa mengajak masyarakat mendeteksi sejak dini kanker payudara.

Melalui Simposium Deteksi Dini dan Pemeriksaan USG Skrining Tumor Payudara, kegiatan ini dikerjasamakan dengan Departemen Radiologi, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar yang berlangsung di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf Rahmawati Djalil mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Gowa melalui kegiatan promotif, preventif deteksi dini dan tindak lanjut.

Baca Juga : Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Rudal Care Tuai Apresiasi Positif dari Warga Makassar

“Kami berharap pada kegiatan ini kesadaran dan kepedulian masyarakat terutama dalam mengendalikan faktor risiko kanker dan deteksi dini,” katanya, dalam kegiatan, kemarin.

Sehingga ia berharap, angka kematian terutama pada jenis penyakit kanker payudara yang banyak menyerang pada perempuan itu bisa ditekan.

Sementara Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan mengaku, pentingnya dan krusialnya deteksi dini dan juga pelaksanaan promotif dan preventif untuk mencegah tumor dan kanker payudara.

Baca Juga : Pemkab Bantaeng Akui Program Assiama Presisi Polres dan Huadi Group Banyak Bantu Warga

Ia menyebutkan, kondisi jumlah penduduk di Kabupaten Gowa berdasarkan jenis kelamin lebih banyak perempuan, jika dibandingkan laki-laki dari sekitar 700.000 jiwa penduduk. Tak hanya itu, Kabupaten Gowa memiliki sembilan dataran rendah, dan sembilan dataran tinggi. Sementara 72 persen adalah dataran tinggi.

“Sehingga ini pula merupakan tantangan bagi kita semua tidak hanya bagi TP PKK ataupun dharma wanita persatuan saja tetapi juga tantangan untuk para dokter,” tutur Priska.

Menurut Priska, mayoritas masyarakat Kabupaten Gowa yang ada di dataran tinggi masih punya paradigma tersendiri ketika melihat seorang dokter. Tidak sedikit dari mereka masih merasa takut, masih merasa segan ketika bertemu seorang dokter, dan masih merasa ketakutan untuk melakukan skrining terkait pemeriksaan payudara.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas SDM, Kemnaker RI Latih Karyawan Huadi Group

“Jangankan mau periksa kanker, untuk tensi saja masih banyak yang merasa takut. Ini juga merupakan suatu tantangan bagi kita bagi para dokter utamanya karena daerah kami,” jelas Priska.

Priska pun mengajak kepada jajaran TP PKK Gowa, Dharmawanita Kabupaten Gowa, dan seluruh dokter yang hadir untuk lebih memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Gowa akan pentingnya skrining deteksi dini kanker payudara.

“Di sini saya kembali ingin mengingatkan kita hari ini akan diberikan pemahaman tentang tumor pada payudara. Apalagi nanti akan diperiksa USG payudara, USG ini bukan untuk mendiagnosa kanker, tetapi untuk mendeteksi dan skrining Awal,” kata Priska.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646