0%
logo header
Kamis, 30 Mei 2024 12:06

Uji Kelayakan, Amri Arsyid Bidik Rekomendasi Demokrat di Pilwalkot Makassar 2024

Rizal
Editor : Rizal
Bakal Calon Wali Kota Makassar, Amri Arsyid saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (29/5/2024). (Foto: Istimewa)
Bakal Calon Wali Kota Makassar, Amri Arsyid saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (29/5/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan, Amri Arsyid nampaknya makin serius bertarung di Pilwalkot Makassar yang digelar November mendatang. Terbaru, ia mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (29/5/2024).

Dalam uji kelayakan tersebut, Amri Arsyid mengaku telah memaparkan program dan komitmennya jika kelak rekomendasi Partai Demokrat mengarah kepadanya.

Komitmen tersebut, katanya termasuk untuk saling bekerja sama dan saling membesarkan jika kelak Demokrat mengusungnya. Ia bertekad membangun Kota Makassar menjadi kota yang modern dan berbasis inovasi bersama partai berlambang mercy itu.

Baca Juga : Kunjungi Bawaslu Makassar, Herwyn Tegaskan Jajaran Telah Siap Sambut Pilkada 2024

“Yang pasti beberapa komitmen yang coba kami paparkan tersebut tentu akan menjadi bekal bagi Demokrat Sulsel untuk dibawa ke pusat. Kita tentu berharap bisa diusung,” kata Amri Arsyid.

Ia lalu menegaskan alasan utamanya memilih maju di Pilwalkot Makassar. Salah satunya karena keinginan besarnya untuk membangun kota kelahirannya tersebut.

“Saya lahir dan besar di Makassar. Orang tua saya meski berasal dari Luwu tapi sudah lama menetap di Makassar,” beber Amri Arsyid.

Baca Juga : Penguatan Pemberitaan dalam Pengawasan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Sulsel Bangun Sinergitas dengan Media

Sejauh ini, katanya, ia masih membidik kursi 01. Fokus calon pendampingnya pun mengerucut pada tiga latar belakang profesi yang ada.

“Target pendamping saya kalau bukan politisi, berarti akademisi atau birokrat. Memilih yang sudah ada terhidang tentu akan jauh lebih mudah. Oleh karena itu, saya menjalin komunikasi dengan semua kandidat terutama yang mendaftar di PKS untuk kita lihat dengan siapa yang bisa berkolaborasi nantinya,” ujar Amri Arsyid.

Disinggung soal majunya kader senior PKS lainnya, Sri Rahmi dalam bursa cawalkot Makassar, Amri Arsyid memberikan respons positif. Baginya ini menunjukkan bahwa kader-kader PKS semakin kompetitif.

Baca Juga : Toyota Expo by Kalla di TSM Makassar, Pengunjung Bisa Nikmati Penawaran Terbaik

“Selama ini kita akui bahwa PKS masih lemah dalam penokohan. Tapi dengan majunya Sri Rahmi adalah sesuatu yang positif. Saya bersyukur karena bukan hanya saya yang maju. Semoga ini menjadi stimulan bagi kader PKS lainnya,” harap Amri Arsyid.

“Tapi tentu kita akan saling memantaskan diri. Keputusannya kita serahkan ke DPP karena kewenangan ada sama mereka,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646