0%
logo header
Kamis, 26 Maret 2026 23:20

Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Jemput Peluang Investasi Lewat PSBM XXVI

Rizal
Editor : Rizal
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif saat hadir dalam acara PSBM XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (26/3/2026). (Foto: Humas Pemkab Sidrap)
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif saat hadir dalam acara PSBM XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (26/3/2026). (Foto: Humas Pemkab Sidrap)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif turut hadir dalam acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (26/3/2026).

Dalam forum bergengsi tersebut, Syaharuddin Alrif berkesempatan memaparkan potensi komoditas unggulan Sidrap di hadapan para peserta.

Dirinya menjelaskan potensi komoditas telur, beras, dan kopi asal Sidrap. Menurut Syahar, PSBM merupakan pasar strategis bagi Sidrap untuk memperluas jangkauan distribusi hasil bumi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga : Sinergi Kemenkum Sulsel dan Pemkab Sinjai, Dorong Pemanfaatan KI untuk Pemberdayaan Masyarakat

“Harapan kami melalui acara ini adalah menarik investor. Tadi kita dengar langsung, Ibu Gubernur Maluku Utara meminta pasokan telur, sementara Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur meminta pasokan beras. Ini adalah peluang besar bagi Sidrap untuk meningkatkan pengiriman ke sana,” ujar Syahar.

Untuk menjawab permintaan pasar yang tinggi tersebut, ia pun memaparkan sejumlah langkah strategis dan inovasi yang tengah dijalankan di Kabupaten Sidrap guna menggenjot produktivitas pertanian.

Langkah tersebut yakni percepatan manajemen pola tanam untuk meningkatkan frekuensi panen serta penggunaan inovasi benih padi genjah dengan usia panen hanya 75 hari guna memangkas durasi produksi dari standar normal 110 hari.

Baca Juga : Muscab PPP se-Sulsel: Kandidat Ketua DPC Diikat Pakta Integritas, Figur Eksternal Wajib Ikut Uji Kelayakan

Langkah modernisasi ini diperkuat dengan Program Listrik Masuk Sawah yang mengandalkan elektrifikasi pompa air dan alat mesin pertanian untuk menekan biaya produksi, yang dibarengi dengan optimalisasi pengairan melalui pengaktifan embung serta parit-parit di seluruh wilayah persawahan.

“Langkah-langkah ini yang menjadi kunci meningkatnya angka produksi pangan dan menjadikan pertumbuhan ekonomi Sidrap sebagai yang tertinggi di Sulawesi Selatan tahun 2025,” demikian Syahar.

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 sendiri resmi dibuka oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, didampingi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan Wagub Sulsel, Fatmawati Rusdi.

Baca Juga : Gagas Desa Siaga Bencana di Kelurahan Katimbang, PLN UIP Sulawesi Raih Penghargaan Pemkot Makassar

Pembukaan dihadiri Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, sejumlah Wakil Menteri, pimpinan lembaga tinggi negara, beberapa Gubernur dari berbagai provinsi, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Selatan dan sejumlah wilayah lain, jajaran Forkopimda Sulsel, serta ribuan delegasi saudagar dari seluruh penjuru Nusantara hingga mancanegara.

Dalam acara ini, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif didampingi oleh Kadis Koperasi UKM Nakertrans, Kadis TPHPKP (Pertanian), Kadisdagrin, Kasatpol PP Damkar, serta Kabid Hortikultura Dinas TPHPKP.

Turut hadir Kades Tana Toro, Kades Leppangeng, dan Kades Cenrana, bersama perwakilan dari BUMDes Tanatoro dan BUMDes Cenrana. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646