0%
logo header
Kamis, 02 Juli 2026 09:56

Usaha Mikro Kuasai Permintaan Kredit UMKM di Sulsel

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin. (Dok. OJK Sulselbar)
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin. (Dok. OJK Sulselbar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan hingga posisi April 2026 masih didominasi oleh pelaku usaha mikro.

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin mengatakan, berdasarkan skala usaha, penyaluran kredit UMKM di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh segmen usaha mikro dengan pangsa sebesar 56,75 persen. Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan akses pembiayaan bagi usaha skala kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Dominasi kredit pada segmen usaha mikro menunjukkan masih besarnya kebutuhan akses pembiayaan bagi pelaku usaha skala kecil,” katanya, dalam keterangan resminya, kemarin.

Baca Juga : Renovasi Tuntas, Gedung Sayap Kanan Segera Jadi Kantor Sementara DPRD Makassar

Ia menyebutkan, total penyaluran kredit mikro di periode tersebut sebesar Rp34,99 triliun yang diakses sebanyak 844,401 debitur. Selanjutnya, pembiayaan bagi pelaku UMKM juga banyak diakses oleh pelaku usaha kecil yang menyumbang 28,64 persen dengan total penyaluran hingga Rp17,658 triliun. Dimana total debitur yang menjangkau permintaan kredit di sektor usaha kecil sebanyak 55.787 orang.

Khusus untuk usaha menengah penyaluran kreditnya menyumbang sebesar 14,62 persen atau mencapai Rp9,013 triliun dengan jumlah debitur sekitar 4.353 orang.

“Di sisi lain, kondisi ini juga menjadi peluang untuk terus memperkuat ekosistem pembiayaan dan pendampingan usaha agar pelaku UMKM dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : Maxi Race Jadi Daya Tarik Baru di Gelaran Yamaha Sunday Race 2026

Ia mengaku bahwa dukungan sektor jasa keuangan terhadap perekonomian daerah juga terlihat dari tetap terjaganya penyaluran kredit kepada sektor UMKM. Pada periode yang sama, nilai kredit UMKM mencapai Rp61,66 triliun atau setara 36,05 persen dari total kredit perbankan di Sulawesi Selatan.

Sedangkan penyalurannya telah menjangkau sebanyak 904.541 debitur yang ada di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Hal ini tentunya mencerminkan besarnya peran sektor perbankan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

Meski pertumbuhan kredit UMKM secara tahunan tercatat relatif moderat, yakni sebesar 0,31 persen secara year on year (yoy), pihaknya menilai sektor UMKM tetap menjadi prioritas pembiayaan perbankan karena memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

Baca Juga : TDA Miles 2026: Dorong Ekosistem Wirausaha Bertumbuh Bersama

“UMKM merupakan penggerak utama ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, sekaligus penopang aktivitas usaha masyarakat. Oleh karena itu, sektor ini akan terus menjadi fokus pembiayaan perbankan,” tegasnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646