REPUBLIKNEWS.CO.ID, BARRU – Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menghadiri Pesta Panen Adat Paenge Ma’jimpo-jimpo di Dusun Birue, Desa Siawung, Kecamatan Barru, Senin (27/4/2026).
Kegiatan mengangkat tema “Menanam Harapan, Menuai Berkah, Melestarikan Budaya” dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru, anggota DPRD Barru Herman Jaya, unsur Forkopimda, perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri, serta pimpinan OPD.
Selain masyarakat lokal, kegiatan ini juga diikuti warga dari luar daerah, seperti Kota Parepare, Kabupaten Soppeng, Luwu, dan Pangkep. Kehadiran lintas daerah ini menunjukkan tradisi tersebut semakin dikenal.
Baca Juga : Pemkab Barru Percepat Tanam Opla, Bupati Tegaskan Pertanian Jadi Pilar Ekonomi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Barru yang berhalangan hadir. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Birue yang terus menjaga tradisi ini. Pesta Panen Adat Paenge Ma’jimpo-jimpo telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menyebut pengakuan tersebut lahir dari upaya masyarakat menjaga nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Baca Juga : Bupati Barru Soroti Aset dan Lahan di Rakor KPK-ATR, Dorong Optimalisasi dan Kepastian Hukum
Wakil Bupati juga menyinggung nilai historis Dusun Birue yang dahulu dikenal sebagai wilayah tandus hingga ditemukan sumber air yang menjadi awal berkembangnya kehidupan masyarakat.
“Kalau pohon hilang, maka air juga bisa hilang. Mari kita jaga lingkungan ini dan menanam tanaman produktif untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia mendorong kegiatan adat ini masuk dalam kalender resmi pariwisata daerah agar publikasi semakin luas dan menarik kunjungan wisatawan.
Baca Juga : Bupati Barru Buka Seminar FPPI, Tekankan Peran Perempuan pada Tumbuh Kembang Anak
“Jika dikelola dengan baik, kegiatan ini dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat saat Wakil Bupati menyinggung tradisi “dibasahi” dalam rangkaian acara. Ia menyebut Bupati Barru siap mengikuti tradisi tersebut jika hadir.
Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia kepada pemangku adat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru Andi Milawaty Abustan, disaksikan Wakil Bupati.
Baca Juga : Wabup Barru Pimpin Upacara Otda, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Publik
Ketua panitia A. Pananrangi menyampaikan Pesta Panen Adat Paenge Ma’jimpo-jimpo telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada 2025 setelah melalui proses pengusulan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi mappasili sebagai simbol penyucian diri dan harapan keberkahan, serta prosesi ma’jimpo-jimpo.
Pesta Adat Paenge Ma’jimpo-jimpo menjadi Warisan Budaya Tak Benda kelima dari Kabupaten Barru setelah Marakka Bola, Tari Sere Api, Massure, dan Mattojang.
