0%
logo header
Sabtu, 14 Mei 2022 13:56

Wakapolri Akan Diangkat Jadi Dosen Luar Biasa di Fakultas Hukum Universitas Jember

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Wakapolri Komjen Pol, Gatot Eddy Pramono. (Ist)
Wakapolri Komjen Pol, Gatot Eddy Pramono. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JEMBER — Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono akan diangkat menjadi dosen luar biasa atau dosen tidak tetap di Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej), Jawa Timur.

“Pengangkatan itu dilakukan atas pertimbangan bahwa Wakapolri memiliki keahlian dan prestasi luar biasa dalam bidang ilmu hukum (polisi yang humanis), sehingga keilmuan dan pengalamannya sangat dibutuhkan,” kata Dekan Fakultas Hukum Unej, Bayu Dwi Anggono di Kabupaten Jember, Jumat (13/05/2022).

Wakapolri dijadwalkan menghadiri upacara wisuda Periode IV Tahun Akademik 2021/2022 Unej dan silaturahim bersama sivitas akademika Fakultas Hukum Unej pada Sabtu 14 Mei 2022.

Baca Juga : Buka Rakernas KBPP Polri 2022, Ini Harapan Wakapolri

“Selain keahlian, pengalaman beliau sudah bertugas di berbagai unit kerja di Polri, Seperti Kapolres Metro Jaksel, Wakapolda Sulsel, Kapolda Metro Jaya yang tentunya pengalaman tersebut sangat bermanfaat bagi upaya peningkatan kemahiran hukum mahasiswa Fakultas Hukum Unej,” tuturnya.

Menurutnya sesuai Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 3 Tahun 2021 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri disebutkan PTN akan dinilai berkinerja baik jika kualifikasi dosen ada yang berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia industri atau dunia kerja.

“Untuk itu sudah sejak awal 2021, kami berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan kementerian pendidikan dan kebudayaan tersebut dengan secara aktif melibatkan para praktisi menjadi pengajar di FH Unej,” katanya.

Baca Juga : Tinjau Pos Pam di Jawa Barat, Wakapolri Paparkan Upaya Wujudkan Mudik Aman dan Sehat

Tercatat sejak awal 2021 sampai awal 2022 sudah ada 25 dosen praktisi yang menjadi pengajar di FH Unej. Selain dosen praktisi, sesuai regulasi di bidang pendidikan tinggi, seseorang yang memiliki keahlian dan/atau prestasi luar biasa dapat diangkat dalam jabatan dosen tidak tetap/luar biasa pada perguruan tinggi.

“Mempertimbangkan kebutuhan untuk melibatkan dosen praktisi sekaligus menggunakan kesempatan yang disediakan oleh regulasi, maka pada akhir April 2022 Fakultas Hukum Unej telah mengangkat Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai dosen tidak tetap/luar biasa pada Fakultas Hukum Unej,” ujarnya.

Bayu mengatakan kesediaan Wakapolri menjadi dosen di FH Unej juga berkat adanya komunikasi yang intens antara pimpinan kampus dengan Wakapolri, dimana kedua pihak menyadari bahwa antara perguruan tinggi dan para pengemban jabatan di lembaga negara/pemerintahan harus selalu bersinergi dalam membangun negeri.

Baca Juga : Berpotensi Langgar Hukum, Polri Beri Peringatan Keras 1.042 Akun Medsos

“Salah satu sinergi tersebut, selain hasil penelitian dan publikasi dari perguruan tinggi dapat digunakan oleh lembaga negara, juga dalam bentuk sinergi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, dimana para praktisi terlibat menjadi pengajar di perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas dan reputasi lulusan,” katanya.

FH Unej, lanjut dia, mengucapkan terima kasih kepada Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang telah mendukung pengembangan institusi pendidikan tinggi hukum dengan bersedia menjadi dosen luar biasa di fakultas itu.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646