0%
logo header
Rabu, 24 Februari 2021 09:15

WANSUS: Adnan-Kio Lanjutkan Pembangunan di Gowa Melalui 6 Program Prioritas

Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Abdul Rauf Malaganni.
Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Abdul Rauf Malaganni.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang unggul akan dilanjutkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Wakilnya Abdul Rauf Malaganni.

Pada periode kedua kepemimpinannya ini ia mengaku akan menggagas sejumlah program unggulan untuk lima tahun kedepan.

Lalu apa langkah-langkah yang akan dilakukan dalam kepemimpinan Adnan-Kio lima tahun kedepan untuk menyukseskan enam program prioritas tersebut. Berikut wawancara Republiknews.co.id bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Markas Palang Merah Indonesia (PMI), Rabu (24/02/2021).

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

1. Ada enam program prioritas yang akan didorong di kepemimpinan Adnan-Kio pada periode 2021-2026, program apa sajakah?

Saya bersama Bapak Wakil Bupati Gowa, Bapak Abd. Rauf Malaganni memfokuskan enam program prioritas pada periode ini. Keenam program ini telah kami kaji, sehingga betul-betul akan berkontribusi pada terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera di masa mendatang.

Enam program prioritas ini berfokus di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, infrastruktur, pertanian dan UMKM.

Baca Juga : Pemkab Gowa Gagas Program Peningkatan Skill untuk Warga Lapas Narkotika Sungguminasa

2. Adakah program baru yang dicanangkan di periode kedua kepemimpinan Adnan-Kio?

Iya ada, di periode ini kami juga fokus pada bidang keagamaan. Kenapa ini kami pilih, tujuannya untuk pembangunan Sumber Daya Manusia yang berlandaskan iman dan taqwa. Kita ingin menciptakan generasi penghafal dan pencinta Alquran, makanya pada 2019 lalu kita mulai memperkenalkan program ini melalui program Satu Desa/Kelurahan Satu Hafidz.

3. Bagaimana implementasi enam program prioritas yang dicanangkan itu?

Baca Juga : Pemkab Gowa Bersama Kemendikbud Siap Galakkan Program Sekolah Penggerak

Pertama, program pendidikan kami akan membuat program beasiswa perguruan tinggi kepada anak-anak di desa dan kelurahan. Tujuannya agar anak-anak kita di desa dan kelurahan bisa berkuliah di perguruan tinggi terbaik di Makassar. Kita masih menggagas untuk perguruan tinggi yang akan di kerjasamakan.

Beasiswa ini nantinya akan memanfaatkan dana desa dan dana kelurahan yang ada. Karena menggunakan biaya pemerintah, maka semua biaya ditanggung sejak masuk hingga wisuda. Untuk angkatan pertama kita berikan beasiswa kepasa 147 anak yang terdiri dari 121 anak di desa dan ,46 anak di kelurahan. Program beasiswa untuk anak-anak di desa dan kelurahan ini adalah program baru yang kita usung.

Sementara beberapa program sebelumnya di bidang pendidikan masih akan kita lanjutkan. Misalnya, Pendidikan Gratis dan Beasiswa Sumber Daya Manusia Seperempat Abad.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Khusus untuk program Beasiswa Seperempat Abad mekanismenya akan mencakup dengan skala lebih besar. Jika sebelumnya program ini hanya menyekolahkan anak-anak kita ke perguruan tinggi yang ada di luar Sulsel, maka tahun ini akan kita kuliah kan juga di perguruan tinggi terbaik di Sulsel. Seperti di Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Islam Negeri dan lainnya.

Kedua, program kesehatan. Di tahun ini kami akan merenovasi empat puskesmas sebagai puskesmas percontohan. Puskesmas ini akan dibangun dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas yang lengkap. Seperti kami akan menambah tempat tidur dan alat kesehatan seperti laboratorium yang lebih canggih.

Untuk mencover seluruh masyarakat dalam pelayanan kesehatan, kami juga akan membangun rumah sakit tingkat pratama di Kecamatan Bontonompo. Rumah sakit ini tujuannya agar tidak ada lagi kasus pasien menumpuk di RSUD Syekh Yusuf, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan merata.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Tahun ini kami juga menargetkan untuk merampungkan renovasi RSUD Syekh Yusuf berlantai 7 dengan fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap pula.

Ketiga, program keagamaan, pertama kami akan melanjutkan program satu desa/kelurahan satu hafidz. Untuk tahap awal atau pada 2019 lalu kami mendorong peningkatan kapasitas imam desa, dusun dan lingkungan untuk di sekolahkan menjadi penghafal Al-Quran atau minimal menguasai beberapa juz dengan tahzin yang benar. Program ini kami kerjasamakan dengan Ustadz Adi Hidayat, dan kami rencana akan melanjutkan program ini di tahun ini.

Program keagamaan lainnya yakni membangun rumah hafidz. Seharusnya pada 2020 kemarin kami menargetkan penyelesaian pembangunannya bisa selesai, tapi karena adanya refocusing anggaran sehingga kegiatan pembangunannya harus mundur.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Program satu desa/kelurahan satu hafidz ini juga baru bisa dijalankan jika rumah tahfidz ini sudah selesai.

Keempat, program infrastruktur, pembangunan daerah pasa periode Adnan-Kio juga masih memfokuskan pada peningkatan bidang infrastruktur. Di program infrastruktur ini, hal yang akan difokuskan adalah merampungkan proyek prioritas yang sudah berjalan seperti penyelesaian Ruang Terbuka Hijau (RTH) Syekh Yusuf, Lapangan Syekh Yusuf, rumah tahfidz, dan Bumi Perumahan Cadika.

Pada program infrastruktur kami juga akan membangun sejumlah pusat layanan publik untuk memudahkan masyarakat. Seperti, membangun Mall Pelayanan Publik (MPP). MPP ini bentuknya menyatukan seluruh jenis pelayanan mulai dari pelayanan di lingkup perangkat daerah, maupun lingkup sektoral seperti kejaksaan, kepolisian, pengadilan agama, pengadilan negeri, kementerian agama, imigrasi, Telkom, PLN, perbankan dan pelayanan lainnya.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Selain itu juga membangun Pos Pelayanan Publik. Pos pelayanan publik ini akan dibangun di sembilan kecamatan dataran tinggi dengan merenovasi setiap kantor kecamatan. Pos pelayanan ini untuk memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan tanpa harus ke Kota Sungguminasa, seperti pengurusan KTP, KK dan akta kelahiran.

Kedepan masyarakat bisa lebih mudah dan terbantu, serta mengurangi pengeluaran mereka. Karena rumus pemerintahan itu kan, jika belum bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, maka cukup mengurangi beban mereka.

Kelima, program pertanian. Pertanian menjadi salah satu prioritas kami kedepan. Sebab 60 persen masyarakat Kabupaten Gowa adalah petani. Secara bertahap, kami akan memperkenalkan teknologi pertanian, tujuannya untuk mendorong produksi pertanian meningkat, sehingga juga berbanding lurus dengan pendapatan petani yang meningkat.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Pada program pertanian, kami juga akan meningkat kualitas hasil peternakan. Makanya kedepan kami akan membangun Rumah Potong Hewan (RPH) modern.

Keenam, program UMKM, pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan mengembangkan hasil produksi dan pemasaran untuk demi membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Sehingga salah satu cara membuat lapangan pekerjaan adalah dengan memunculkan UMKM unggulan setiap desa/kelurahan dengan Klinik UMKM.

4. Di tengah pandemi Covid-19, bagaimana melakukan pemulihan ekonomi sesuai yang diinstruksikan Presiden RI Joko Widodo ?

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Pandemi Covid-19 tidak hanya berimplikasi pada bidang kesehatan saja, tetapi seluruh bidang, bahkan yang lebih besar juga berdampak pada pendapatan ekonomi dan sektor ekonomi lainnya. Olehnya, dalam mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi ini, kami akan mengembangkan potensi UMKM di setiap desa dan kelurahan.

Realisasi pengembangan UMKM ini akan kita lakukan dengan memberikan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produksi hingga sampai tahap pemasaran. Kehadiran mall pelayanan publik juga akan kita manfaatkan dengan membangun Klinik UMKM. Dalam klinik tersebut akan menjadi wadah dalam menambah pengetahuan tentang memasarkan dan meningkatkan hasil produksi, termasuk pada pemasarannya,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gowa juga akan memberikan bantuan modal agar usaha pelaku UMKM ini bisa semakin berkembang, yang akhirnya akan menyerap lapangan kerja sehingga mampu menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gowa. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998