0%
logo header
Senin, 13 Mei 2024 09:46

Warga Jeneponto Nilai Pembangunan SUTT 150kV Punagaya – Bantaeng Majukan Daerah

Chaerani
Editor : Chaerani
Manajemen PLN UPP Sulsel saat melakukan Sosialisasi Pengumuman Hasil Nilai Ganti Rugi terkait pembangunan SUTT 150KV Punagaya-Bantaeng, di Kantor Camat Bangkala, kemarin. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
Manajemen PLN UPP Sulsel saat melakukan Sosialisasi Pengumuman Hasil Nilai Ganti Rugi terkait pembangunan SUTT 150KV Punagaya-Bantaeng, di Kantor Camat Bangkala, kemarin. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JENEPONTO — Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Kabupaten Jeneponto melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Punagaya-Bantaeng akan mendorong pembangunan daerah.

Olehnya salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Selatan (UPP Sulsel) mendapatkan dukungan dari masyarakat. Khususnya di wilayah pembangunan tower di Kecamatan Bangkala.

Salah satu warga Kecamatan Bangkala Mulyadi Mustamu mengaku, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Jeneponto ini harus mendapatkan dukungan. Khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Bangkala,

Baca Juga : Hari Pertama, 15 Cakada Uji Kelayakan di Demokrat Sulsel

“Kami sangat mendukung rangkaian kegiatan pembangunan SUTT 150 kV Punagaya – Bantaeng. Mulai dari tahap pra konstruksi saat ini, hingga tahap konstruksi,” katanya, dalam keterangannya.

Anggota DPRD Sulsel ini mengatakan, pihaknya berharap seluruh rangkaian kegiatan pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai target.

“Kami senantiasa mendoakan agar proyek ini berjalan lancar,” kata Karaeng Tinggi, sapaan lain Mulyadi.

Baca Juga : DM dan Syahar Ngopi Bareng di Gowa, Jajaki Tambahan Koalisi di Pilkada 2024

Sementara, saat ini proses pra konstruksi pada Pembangunan SUTT 150 kV Punagaya-Bantaeng, PLN UPP Sulsel telah mengadakan sosialisasi pengumuman hasil nilai ganti rugi dari Kantor Jasa Penilai Publik.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu prosedur dalam tahapan pembayaran ganti kerugian pembebasan lahan yang ditujukan bagi masyarakat, pemerintah setempat, pemilik lahan dan pihak terkait lainnya. Termasuk yang bersentuhan langsung dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk transparansi dalam proses penetapan nilai dan bentuk ganti kewajaran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Janji Kawal Polemik Seleksi KPID Sulsel Hingga Tuntas

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Kamis, 02 Mei 2024 di Kantor Camat Bangkala dihadiri oleh masyarakat yang berhak menerima ganti rugi, pemerintah setempat dan stakeholder terkait. Di antaranya Kapolsek Bangkala Iptu Kaharuddin , Danramil 1425 Jeneponto Kapten Sahabuddin, Kasidatun Kejari Jeneponto Abi Zikri, serta Sekertaris Camat Bangkala Kamiruddin.

Terpisah, Manager PLN UPP Sulawesi Selatan Edy Roy A. Sidabutar mengungkapkan, kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari proses penilaian yang telah dilakukan oleh tim appraisal.

“Saya mengapresiasi dukungan dan kerja sama Pemerintah Kabupaten Jeneponto serta semua stakeholder yang turut andil dalam tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini,” katanya.

Baca Juga : Gelar Aksi di DPRD Sulsel, KJPP Tolak RUU Penyiaran dan Minta Seleksi KPID Sulsel Diulang

Menurutnya, dukungan dari setiap pihak terkait sangat berarti bagi PLN dalam merealisasikan peningkatan keandalan suplai di listrik Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto.

Ia menyebutkan, dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Jeneponto akan dibangun 29 tower yang tersebar di tiga kelurahan di Kecamatan Bangkala. Masing-masing, Kelurahan Bontorannu, Punagaya, dan Mallaroso.

“Khusus untuk proyek pembangunan SUTT 150KV Punagaya-Bantaeng ini rencananya akan dibangun total 190 tapak tower di Kabupaten Jeneponto,” sebutnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646