0%
logo header
Selasa, 27 Oktober 2020 10:38

Warga Nilai Aparat Polsek Tellu Limpoe Lamban Tangani Kasus Pencuriam Ternak

Polsek Tellu Limpoe.
Polsek Tellu Limpoe.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE – Di Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone, marak terjadi pencurian ternak. Masyarakat mengeluhkan kinerja Kepolisian yang lamban dalam penanganan ini.

Habibi ST yang kehilangan kudanya dan melapor bersama orang tuanya Nawa Bin Makkarateng per tgl 27/08/2020 yang beralamat di Desa Batu Putih Kecematan Tellulimpoe, sampai saat ini belum ada hasil yang signifikan. Baru pada tanggal 23/10/2020 sedikit ada pemeriksaan saksi-saksi.

Menurut Habibi sampai saat ini tidak ada hasil dari pihak kepolisian .

“Sebenarnya banyak sekalimi kejadian-kejadian begitu (pencurian ternak) pak di Tellulimpoe, sudah ada puluhan ternak yang hilang, tapi baru ini yang melapor soal kehilangan, itupun jawabannya sementara (diselidiki), padahal ini kasus yang kesekian kalinyami, Karna yang lain tidak dapat respon dari polsek jadi sudahmi tidak na pedulikanmi lagi,” terang Habibi sembari memperlihatkan bukti pelaporannya ke republiknews.co.id, Senin (26/10/2020) kemarin.

Kemudian Habibi yang sekaligus pendiri KEPMI Bone DPC Tellu Limpoe ini menambahkan bahwa yang disesalkan adalah alasan pihak Polsek bahwa itu hewan lampa (hewan yang dilepas untuk cari makan sendiri), tapi hewan tersebut mempunyai kepemilikan dan seharusnya pihak aparat sudah ada gambaran.

“Hewan ternak yang hilang walaupun dilepas untuk cari makan sendiri, tapi semua ternak sudah mempunyai kepemilikan dan seharusnya pihak aparat sudah punya gambaran atau informasi pengembangan tentang hal ini karena sudah puluhan yang hilang, dari situ kami masyarakat bisa menilai bahwa pihak aparat lamban akan hal ini,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Kapolsek Tellu Limpoe Andi Khairuddin dikonfirmasi via seluler menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengimbau masyarakat untuk datang melaporkan kehulangan, namun hanya beberapa yang datang.

“Kami sudah mengimbau masyarakat untuk membuat laporan di kantor polsek tapi hanya beberapa yang datang, adapun posisi ternak yang ada di Tellu Limpoe itu yang hilang kebanyakan Sapi Lampa (ternak lepas) jadi kami juga susah untuk olah TKP nya. Kebetulan Kanit Res kami sedang sakit sedang dirawat,” ujarnya. (Abdul Muhaimin)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646