REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Warga Komplek perumahan di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan Orok Bayi di Got depan rumah warga yang kepala dan tubuhnya terpisah, pada Jum’at (12/08/2022) kemarin.
Saksi mata mengungkap jika penemuan orok bayi itu pertama kali dilihatnya saat sedang membuang sampah di depan rumahnya.
“Sekitar pukul 9:30 Wita, saya keluar rumah untuk membuang sampah, nah pas depan rumah, saya melihat dibawah got ada sesosok bayi yang kepala dan tubuhnya terpisah,” ungkap Fauzan, saksi yang pertama kali melihat jasad bayi tersebut.
Baca Juga : Buka Jendela Dunia di Hari Anak, PIKK PLN UIP Sulawesi Salurkan 192 Buku ke TBM Rakit Gowa
“Setelah itu, saya lansung sampaikan ke pemerintah setempat, lalu melapor ke polisi terdekat,” sambungnya.
Tak berselang lama, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Somba Opu dan Satreskrim Polres Gowa, langsung menuju lokasi dan langsung memasang garis polisi guna memudahkan olah TKP.
Tim Inafis Polres Gowa dan Tim DVI Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, diturunkan untuk olah TKP.
Baca Juga : DM Nilai Sekolah Nasional Terintegrasi Langkah Baru Tingkatkan Mutu Pendidikan di Gowa
Setelah sekitar 2 jam lakukan olah TKP, jasad bayi tersebut kemudian dibawah ke kantor Biddokkes Polda Sulsel untuk pengambilan sampel DNA.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Burhan mengungkap jika kasus ini dalam proses penyidikan.
Ia membenarkan jika orok bayi itu ditemukan di bawah got depan rumah warga.
Baca Juga : Dandim 1409 Lepas Puluhan Kendaraan Operasional KDKMP di Gowa
“Benar ada bayi sekitar 3 sampai 5 bulan yang ditemukan di bawah got depan komplek perumahan mewah, sementara kita melakukan penyelidikan,” ungkap AKP Burhan.
“Orok bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, kepala sama badan terpisah,” sambungnya.
Kasat Reskrim juga mengungkapkan jika telah memeriksa sejumlah saksi Terkait penemuan orok bayi tersebut.
Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong Penerapan SPIP Makin Efektif, Ciptakan Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas
“Sementara ini kami melakukan pemeriksaan sejumlah saksi,” tutupnya.
