0%
logo header
Jumat, 29 Desember 2023 11:26

25 Ruko di Jayapura Papua Dibakar Massa Iring-Iringan Jenazah Lukas Enembe

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ruko-ruko di pertigaan Waena Kota Jayapura dibakar massa. (Istimewa)
Ruko-ruko di pertigaan Waena Kota Jayapura dibakar massa. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAYAPURA – Sedikitnya 25 Rumah Toko (ruko) di Waena, Kota Jayapura, Papua, diduga dibakar massa iring-iringan jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe saat melintas di Areal pertokoan di Jayapura, Kamis (28/12/2023).

Ribuan massa yang melintas dengan menggotong jenazah Lukas Enembe ini, diwarnai dengan kerusuhan dan kontak fisik dengan sejumlah aparat keamanan yang melakukan pengawalan. Tujuh (7) tujuh anggota TNI/Polri dilaporkan luka-luka.

Informasi yang berhasil dihimpun republiknews.co.id dari pihak Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyebutkan kericuhan pertama terjadi di depan STAKIN di Sentani Kabupaten Jayapura yang menyebabkan 14 korban luka-luka, 1 mobil dibakar, 5 kendaraan rusak berat dan 2 unit bangunan dirusak massa.

Baca Juga : Sopir Asal Jeneponto Dilaporkan Tewas Ditembak Tentara OPM di Papua Tengah

Sedangkan kericuhan kedua terjadi malam harinya di pertigaan Waena Distrik Heram Kota Jayapura. Tercatat 25 ruko koperasi Korem 172/PWY dibakar massa. Api membumbung tinggi hingga menjalar dari satu ruko-ke ruko lainnya.

“Kita dari aparat keamanan ada 7 TNI Polri, sopirnya Karo Ops, dan tim saya, sopir saya itu juga kena,” ujar Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri kepada wartawan di Jayapura, Kamis (28/12/2023) malam.

Kendati demikian, Kapolda Mathius Fakhiri menegaskan pihaknya mengontrol situasi keamanan di Jayapura. Kini personil kepolisian kembali berjaga-jaga untuk mengantisipasi terulangnya kerusuhan pasca pemakaman Lukas Enembe.

Baca Juga : Usai Tembak Warga, KKB Papua Bakar Sekolah Dasar di Pogapa Intan Jaya

“Saya sudah minta anggota di jajaran, kita akan jaga sampai besok pagi sampai semua massa pasca penguburan itu kembali. Kita akan kawal aksi-aksi yang harusnya tidak boleh,” kata Mathius.

Mathius Fakhiri menyebutkan para personel yang terluka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan intensif. Dia berharap pihak rumah sakit memberikan pelayanan maksimal kepada korban.

“Kami berharap semua ditangani dengan baik oleh pihak rumah sakit dan semua pihak kita minta untuk tetap menjaga keamanan di Papua agar tetap kondusif,” imbau Kapolda Papua. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646