0%
logo header
Kamis, 23 Juni 2022 14:49

BEM FKIP UHO Duga Polda Sultra Sembunyikan Hasil Autopsi Amis Ando

Kabid Humas BEM FKIP UHO Jafir Halim, bersama keluarga dan teman-temannya pada saat hering dengan Humas Polda Sultra, Senin (20/06/2022) lalu.
Kabid Humas BEM FKIP UHO Jafir Halim, bersama keluarga dan teman-temannya pada saat hering dengan Humas Polda Sultra, Senin (20/06/2022) lalu.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MUNA — Almarhum Amis Ando meninggal dunia saat diamankan oleh Kepolisian Resor (Polres) Muna. Ia digelandang oleh polisibsaat tertidur di rumah warga di jalan Teuku Umar, Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) Selasa (03/05/2022) bulan lalu sekira pukul 20.00 Wita. Kali ini keluarganya kembali bertandang di Polda Sultra, Senin (20/06/2022).

Mereka menuntut hasil autopsi sampel tubuh Amis Ando segera dirilis secara resmi oleh Polda. Pasalnya, sudah sebulan lebih sejak dilakukan autopsi, penyebab kematiannya belum juga terjawab.

Kabid Humas Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (BEM FKIP UHO), Jafir Halim mengatakan sudah melakukan aksi sebelumnya di Polda Sultra pada Kamis (16/6/2022).

Baca Juga : Pemuda Warga Jalan Lumba-Lumba Raha Dibekuk Saat Edarkan Sabu

“Humas Polda Sultra mengajak kami bersama keluarga korban serta teman-teman untuk melakukan hering. Humas Polda Sultra menyampaikan nanti hari senin akan segera dirilis hasil autopsi,” ujar Jafir, Rabu (23/6/2022).

“Tetapi sampai saat ini pihak keluarga belum mendapatkan hasil autopsi tersebut dari Polda Sultra,” kesalnya.

Jafir Halim selaku keponakan korban sangat menyangkan dengan pelayanan di Polda Sultra.

Baca Juga : Elektabilitas Demokrat Masuk Tiga Besar, AJB: Pilpres 2024, Yakni AHY Menang di Muna

“Karena kami dijanji terus terkait hasil autopsi. Justru kami menduga Polda Sultra menyembunyikan hasil autopsi almarhum Amis Ando,” ucapnya.

Sedangkan dari informasi dokter forensik hasil autopsi sudah keluar sejak tanggal 6 Juni dan sudah diserahkan oleh penyidik Polres Muna.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan terkait hal itu yang tangani Kapolres Muna AKBP Mulkaifin dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sultra, AKBP Bambang Wijanarko.

Baca Juga : Temui Tokoh Masyarakat Muna, Ruksamin: Saya Siap Bertarung di Pilgub Sultra 2024

“Saya belum dapat infonya terkait hasil autopsi jenazah Almarhum Amis Ando,” Singkat Ferry pada saat di hubungi melalui via WhatsApp kepada Republiknews.co.id, Rabu (23/6/2022) kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Selasa (04/05/2022) Sekira pukul 08.30 Wit,  Almarhum dibawa ke Rumah Sakit (RS) dr LM Baharuddin oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Muna saat dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Lalu keluarga Almarhum meminta untuk dilakukan autopsi. Autopsi dilakukan oleh dokter ahli forensik independen dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, dr. Raja Alfatih Widya Iswara, MH (Kes), Sp.FM bersama Biddokes Polda Sutra dan RS Bhayangkara di kawasan tempat pemakaman umum (TPU) Warangga, Kabupaten Muna, Sabtu (07/05/2022) sekira pukul 13.00 Wita.

Baca Juga : Polda Sultra Ambil Alih Kasus Meninggalnya Amis Ando, 8 Anggota Polres Muna diperiksa

“Untuk diketahui terkait kasus tersebut sudah diambil alih dan ditangani oleh Polda Sultra,” pungkasnya.

Penulis : Rustam
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646