0%
logo header
Sabtu, 28 Mei 2022 21:58

Danlantamal XI Merauke Warning Prajuritnya Soal Pungli

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Danlantamal XI Brigjen TNI Marinir Gatot Mardiyono (ketiga dari kiri) bersama para pejabat Lantamal XI dan prajurit TNI AL Pos Ilwayab Kabupaten Merauke. (Foto: Hendrik/ republiknews.co.id)
Danlantamal XI Brigjen TNI Marinir Gatot Mardiyono (ketiga dari kiri) bersama para pejabat Lantamal XI dan prajurit TNI AL Pos Ilwayab Kabupaten Merauke. (Foto: Hendrik/ republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE — Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono menekankan eksistensi prajurit TNI Angkatan Laut harus bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Prajurit TNI AL diingatkan untuk tidak boleh melakukan aktivitas pungutan liar (pungli) dan juga kegiatan lainnya yang merugikan masyarakat yang dapat merusak citra dan nama baik institusi TNI Angkatan Laut sebagai kesatria pelindung dan pengayom masyarakat.

Penegasan Brigjen Marinir Gatot Mardiyono ini disampaikan ketika bertatap muka langsung dengan anggota prajurit TNI AL Pos Ilwayab saat kunjungan kerja ke Wanam Distrik Ilwayab Kabupaten Merauke Papua menggunakan sarana Patroli Patkamla Satrol Lantamal XI.

Baca Juga : Penyelundupan Ratusan Ekor Reptil di Merauke Papua Selatan Digagalkan

“Yang paling penting di Posal-Posal ini yaitu tidak boleh pungli. Haram itu (pungutan liar). Beda kalau kalian berbuat baik tiba-tiba ada yang datang, Pak ini untuk pos, itu beda. Itu bukan pungli, kalau pungli itu misalnya semua yang berlayar harus setor lima puluh ribu, itu pungli. Saya yakin kalau kalian baik, gak perlu pungli, orang akan respek,” katanya.

“Saya sudah alami hampir 30 tahun berdinas di AL. Kalau kita prajurit baik sama masyarakat, masyarakat juga akan baik sama kita. Jadi itu ya, haram itu pungli-pungli. Tapi kalau kalian dikasih dengan sukarela dan ikhlas dari masyarakat itu beda. Kalau wajib itu tidak boleh, rezeki itu akan datang karena hubungan baik dan pertemanan. Adanya kalian di sini bisa bermanfaat bagi masyarakat walaupun kecil,” tegas Brigjen Gatot Mardiyono di hadapan prajurit Posal Ilwayab.

Dalam arahannya juga, orang nomor satu di jajaran Lantamal XI Merauke ini menyampaikan banyak hal selain dua hal penting di atas.

Baca Juga : Mentan Amran Sulaiman Sebut Merauke Surganya Pertanian di Timur Indonesia

Diantaranya, anggota TNI AL harus memiliki kewaspadaan dan kesiap-siagaan untuk mencegah dan menggagalkan segala aktivitas illegal di laut yang merugikan kepentingan bangsa dan negara seperti illegal fishing, penyeludupan dan kegiatan lainnya yang melanggar hukum.

“Kita di Pos AL harus proaktif. Kalau kita tidak punya kemampuan itu, tidak adanya sarana prasarana segera melaporkan ke Asop atau Asop akan laporkan ke armada, nanti KRI yang akan menangkap kapal-kapal yang melakukan aktivitas illegal. Sudah banyak yang kita tangkap kapal-kapal itu dan mendapat pujian dari Presiden. Itu tugas kita yang menjaga pertahanan dan keamanan di laut,” ucapnya.

Brigjen Gatot juga mengingatkan anggota TNI AL untuk menjaga jati diri sebagai Prajurit Sapta Marga.

Baca Juga : Momen Idul Fitri 1445 H, Uskup Agung Merauke Ajak Umat Rawat Toleransi dan Kerukunan Beragama

Keberadaan prajurit Pos TNI AL harus bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat di wilayah pengamanan. Prajurit harus mencegah terjadinya gesekan dengan masyarakat nelayan, gesekan dengan satuan lain dan membina hubungan baik melalui tali silaturahmi.

“Saya berharap keberadaan kalian di sini bisa memberi manfaat kepada masyarakat. Jangan hanya sekedar jaga pos, ada yang bisa ngaji ajarin masyarakat ngaji, ajarkan adik-adik kecil membaca dan menulis. Jadi ada tugas lain selain menjaga keamanan yakni membina masyarakat untuk menjadi cerdas. Jadi kehadiran kalian di sini ada manfaatnya untuk masyarakat. Jangan kalian ada sama seperti tidak ada, tidak ada bedanya. Jadi harus bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Danlantamal.

Jenderal berbintang satu ini menyampaikan agar prajurit memperhatikan keamanan personel dan material saat melakukan patroli keamanan laut terbatas.

Baca Juga : Nicolaus Kondomo Maju di Pilgub Papua Selatan 2024, Dukungan Masyarakat Terus Mengalir

“Dengan keberadaan Posal Ilwayab ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membantu pertahanan serta mendorong peningkatan pembangunan dan mewujudkan keamanan dan kemajuan khususnya di Distrik Ilwayab,” kata Komandan Lantamal XI.

Selanjutnya Danlantamal XI juga memberikan penekanan kepada prajurit agar mengutamakan kewaspadaan saat menjalankan tugas, memaksimalkan fungsi Potensi Maritim (Potmar) sehingga bermanfaat untuk masyarakat sekitar, meningkatkan terus deteksi intelijen sesuai fungsi Posal yaitu deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai macam kejahatan yang mungkin terjadi, menciptakan suasana kondusif di wilayah Posal Ilwayab, serta menjalin dan meningkatkan solidaritas, sinergitas antar instansi yang ada.

Pantauan republiknews.co.id di sela-sela kegiatan kunjungan kerja, Danlantamal XI Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono menyempatkan diri meninjau sarana dan prasarana yang dimiliki Posal Ilwayab dan memberikan motivasi serta penyemangat dengan bantuan tali asih.

Baca Juga : Nicolaus Kondomo Maju di Pilgub Papua Selatan 2024, Dukungan Masyarakat Terus Mengalir

Selain bertemu prajurit TNI AL di Pos Ilwayab, Danlantamal XI juga bertatap muka dengan masyarakat Wanam dalam jamuan santapan malam.

Kepada masyarakat Danlantamal XI berpesan agar selalu mendukung kehadiran TNI Angkatan Laut dan terus menjalin silaturahmi serta membina hubungan baik.

Kedatangan Komandan Lantamal XI disambut oleh Danpos Posal Ilwayab, Mayor Marinir Lisben Situmorang beserta anggota Posal Ilwayab, Danpos Airud, Danpospol dan Danpos Ramil Ilwayab serta instansi lainnya.

Baca Juga : Nicolaus Kondomo Maju di Pilgub Papua Selatan 2024, Dukungan Masyarakat Terus Mengalir

Kunjungan ke Posal Ilwayab bertujuan untuk mengecek kondisi dan kesiapan prajurit-prajurit TNI AL yang berada di Posal, yang mana Posal merupakan ujung tombak dan sekaligus perpanjangan tangan Pangkalan di daerah.

Dalam kunjungan, Komandan Lantamal XI didampingi Asops Danlantamal XI Kolonel Laut (P) Akhmad Alif Saifuddin Z, Asintel Danlantamal XI Kolonel Mar Septino Lasamahu, Aspotmar Danlantamal XI, Kolonel Laut (P) Endra Kusuma, Dansatrol Lantamal XI, Letkol Laut (P) Hariyono, Danyonmarhanlan XI Mayor Mar Alfredo Yowel Antaribaba.

Penulis : Hendrik
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646