0%
logo header
Sabtu, 13 Januari 2024 17:18

Dinilai Sukses di Masa Transisi, Penjabat Wali Kota Parepare Akbar Ali Raih Apresiasi dan Tanggapan Positif

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
(istimewa)
(istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali, mendapat tanggapan serta penilaian dari sejumlah pihak. Akbar Ali dilantik sebagai penjabat pada 31 Oktober 2023 oleh Pj Gubernur Sulsel.

Beberapa pihak mengapresiasi langkah-langkah dan kebijakan yang telah diambilnya, namun ada juga yang menyampaikan pandangan berbeda. Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, menilai penjabat Wali Kota Parepare saat ini telah mampu menciptakan suasana pemerintahan yang kondusif.

“Biasanya, ketika terjadi transisi dari pemerintahan lama ke pemerintahan baru, hal ini merupakan situasi yang biasa,” ujar Kaharuddin, seperti yang dilansir oleh Kilassulawesi.com pada Sabtu, 13 Januari 2024.

Baca Juga : FKPPM Gelar Milad dan Pengukuhan, Pj Wali Kota Akbar Ali Ajak Pengurus Bersinergi dengan Pemkot Parepare

Ketua Harian DPD Golkar Parepare itu pun mengakui bahwa penjabat Wali Kota Parepare begitu cepat beradaptasi dan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi pemerintahan saat ini. “Mungkin ini tidak terlepas dari pengalaman beliau (Akbar Ali) selaku pamong dan pejabat di Kementerian Dalam Negeri,” terang dia.

Terkait pengangkatan staf khusus, Kaharuddin Kadir tidak memberikan tanggapan konkret. Menurut dia, penjabat sudah memahami acuan atau aturan terkait hal tersebut, terlebih dengan jabatannya sebagai salah satu Direktur di Kemendagri yang tentunya lebih memahami penerapan aturan tersebut.

“Yang paling penting bagi saya, pemerintahan dapat berjalan dengan baik, menjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Selama sekitar dua bulan menjabat sebagai penjabat Wali Kota Parepare, saya kira pelayanan berjalan normal,” ungkapnya.

Baca Juga : Yayasan BaKTI – YLP2EM Parepare Lakukan Penguatan Kelompok Konstituen, Penerimaan Aduan Hingga Partisipasi Politik

Kaharuddin juga menilai bahwa kritikan adalah hal biasa, terutama dalam kehidupan masyarakat kota yang dinamis. “Jadi jika ada masyarakat memberikan penilaian yang berbeda, ada juga yang mendukung. Itu adalah bagian dari dinamika masyarakat kota dan itu wajar. Itulah kehidupan Kota Parepare,” katanya.

Dia menegaskan bahwa dinamika semacam itu adalah hal yang biasa bagi Kota Parepare sebagai kota yang maju. “Jadi, jangan terbawa arus dengan penilaian semacam itu. Saya anggap itu hal yang biasa,” tegasnya.

Ditambahkannya, masyarakat Parepare bersyukur karena suasana berdemokrasi selama kampanye berlangsung damai, tanpa insiden yang signifikan. Semua calon saling menghargai dan berusaha mencari dukungan sebanyak mungkin.

Baca Juga : Asosiasi Pelaku Kopi Parepare Meriahkan Dunia Kopi pada Event Sinjai Brewing Competition 2024

”Tidak ada persinggungan berlebihan yang nyata. Parepare banyak diserbu calon legislator baik untuk tingkat provinsi maupun pusat. Artinya, masyarakat Parepare terbuka menerima siapa saja yang datang untuk melakukan perubahan. Intinya, tergantung pada penilaian masyarakat, dan itulah inti dari demokrasi—yaitu berbeda pendapat. Pertanyaannya, apakah kita mampu berbeda pendapat dengan kedamaian,” ungkap Kaharuddin Kadir.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646