0%
logo header
Kamis, 24 November 2022 15:37

Gelar Demonstrasi di DPRD Sulsel, AMS Tuntut Penyelesaian Stadion Mattoanging dan Kasus Bansos Covid-19

Rizal
Editor : Rizal
Aliansi Masyarakat Sulsel (AMS) saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Selatan, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (24/11/2022). (Foto: Istimewa)
Aliansi Masyarakat Sulsel (AMS) saat menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Selatan, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (24/11/2022). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Aliansi Masyarakat Sulsel (AMS) menyambangi Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (24/11/2022). AMS yang merupakan gabungan mahasiswa dan masyarakat Sulsel itu menggelar aksi demonstrasi damai.

Ada dua poin penting yang menjadi tuntutan mereka. Menuntut penyelesaian pembangunan Stadion Mattoanging yang masih belum jelas nasibnya, serta mengusut tuntas kasus dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial Covid-19.

Khusus untuk kasus dugaan penyalahgunaan bansos Covid-19, Polda Sulsel telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan penyaluran bantuan pangan non-tunai (BPNT) Kementerian Sosial di empat kabupaten. Masing-masing di Kabupaten Sinjai, Bulukumba, Bantaeng dan Takalar.

Baca Juga : Ketua Umum KKSS Muchlis Patahna Lantik Pengurus DPP HIMAS Periode 2022-2027

Salah satu saksi yang sudah diperiksa adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani. Ia diperiksa sebagai saksi pada 3 Februari lalu.

Koordinator Lapangan Aksi AMS, Takbir menegaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Sulsel sudah menunjukkan keseriusan dan perhatian yang besar terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Hanya saja, masih ada pejabat-pejabat yang tidak berkompeten. Masih banyak yang saat ini ditengarai atau diduga melakukan tindakan tidak terpuji,” kata Takbir saat membacakan pernyataan sikapnya.

Baca Juga : Optimis Lolos Verifikasi Faktual, OSO Beri Motivasi dan Semangat ke Kader Hanura Sulsel

Untuk itu, katanya, AMS mendesak kepada DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan Sulsel. Diantaranya dengan meneruskan aspirasi masyarakat untuk mengusut tuntas indikasi penyalahgunaan dana bansos Covid-19 tahun 2021 lalu.

“Kami juga meminta kepada Kapolda dan Kajati Sulsel serta KPK RI agar segera menuntaskan kasus bansos Covid-19 yang sejauh ini masih terus bergulir,” tegas Takbir.

Selain itu, AMS juga mendesak DPRD Provinsi Sulsel untuk segera menganggarkan pembangunan Stadion Mattoanging untuk tahun anggaran 2023. Sebab hingga saat ini nasib pembangunan stadion bersejarah tersebut belum juga menemui titik terang.

Baca Juga : Anggota DPR RI Muhammad Fauzi ‘Semprot’ Pengelola Bandara Sultan Hasanuddin Soal Pelayanan

“Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga harus mundur karena lambat dalam proses pembangunan Stadion Mattoanging dan penuntasan kasus didalamnya,” ujar Takbir.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rahman Pina yang menerima rombongan massa aksi tersebut menyambut baik gerakan yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Sulsel itu. Ia pun mempersilahkan 20 orang massa aksi sebagai perwakilan untuk masuk ke dalam ruang aspirasi.

Menurut Rahman Pina, kasus penyalahgunaan bantuan sosial Covid-19 sendiri masih terus bergulir hingga saat ini. Pihaknya mengaku akan terus menghargai proses hukum yang berjalan.

Baca Juga : Raih Opini WTP LKPD 2021, Pemda Luwu Utara Terima Penghargaan dari Kemenkeu

“Kami sangat menghargai proses hukum, jika nantinya ada yang terbukti, maka dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut,” katanya.

“Mengenai kasus Stadion Mattoanging, kami terus membicarakan dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulsel dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga agar anggaran yang akan disetujui tersebut memenuhi pembangunan lapangan yang ditengah dan pondasi untuk tribun,” demikian Rahman Pina. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646