0%
logo header
Kamis, 09 Desember 2021 13:23

Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Internet VSAT di Kalumpang-Bonehau

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, menyerahkan secara simbolis bantuan Internet Gratis untuk Masyatakat, Rabu (08/12/2021).
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, menyerahkan secara simbolis bantuan Internet Gratis untuk Masyatakat, Rabu (08/12/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAMUJU — Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, menyerahkan bantuan jaringan internet kepada desa terpencil melalui koneksi satelit via VSAT (Very Small Aperture Terminal) di Kabupaten Mamuju.

Penyerahan secara simbolis itu dilakukan disela-sela peresmian Jembatan Karatau di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Rabu (08/122021) kemarin.

Bantuan tersebut merupakan salah satu program Marasa (Mandiri, Cerdas dan Sehat) yang tertuang dalam RPJMD Pemprov Sulbar 2017-2022.

Baca Juga : Hasil SPBO OJK Tunjukkan Kinerja Industri Perbankan Masih Optimis

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar berharap jaringan internet ini bisa membantu masyarakat mengakses informasi.

“Gunakan sebaik-baiknya, kita harap dengan Internet ini dapat membantu masyarakat mendapatkan akses informasi,” kata Ali Baal Masdar.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar, Mustari Mula mengatakan dukungan internet gratis tersebut bagian dari Program Mandiri Cerdas Sehat (Marasa). Tujuannya untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat.

Baca Juga : Gagas Fun Cooking, TK Athirah Racing Center Ajak Anak Belajar Mandiri dari Dapur

“Sekaligus bantuan ini juga untuk mendukung sistem belajar daring yang biasa diterapkan dimasa Pandemi Covid-19,” ujar Mustari.

Disebutkan, sebanyak dua intenet gratis yang akan disalurkan, menyasar di dua kecamatan.
Soal pengelolaan, kata dia, untuk sementara akan menjadi tanggungan pemprov Sulbar. Namun untuk tindak lanjutnya diharapkan dapat ditopang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Ini juga sudah kita lakukan di tahun sebelumnya sejak berjalannya program Marasa, kita bekerjasama dengan desa  bagaimana agar masyarakat yang berada di daerah pelosok mendapatkan akses jaringan internet,” terang Mustari.

Baca Juga : Sinergi PLN UIP Sulawesi dan Pemkab Jeneponto akan Legalisasi 69 Tapak Tower SUTT Punagaya–Bantaeng

Amri Eka Sakti, selaku warga Bonehau mengaku, masih banyak desa di Kecamatan Bonehau belum menikmati internet.

Karenanya, ditengah perkembangan zaman, masyarakat baru bisa mengandalkan Handy Talky (HT) untuk memudahkan komunikasi khusus di sejumlah desa di Bonehau. “Disini masih gunakan HT, jadi frekuensinya itu satu frekuensi,” tandasnya. (Rudi Fathir)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646