0%
logo header
Senin, 08 Juni 2026 19:31

Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh 57,63 Persen, Peminat Reksa Dana Meningkat

Chaerani
Editor : Chaerani
Ilustrasi industri pasar modal. (Dok. Int)
Ilustrasi industri pasar modal. (Dok. Int)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kinerja pasar modal di Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan yang positif seiring meningkatnya minat dan partisipasi masyarakat dalam aktivitas investasi.

Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan jumlah investor yang konsisten, didukung oleh semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan investasi serta meningkatnya literasi keuangan dan pasar modal. Pada posisi Maret 2026, jumlah investor atau Single Investor Identification (SID) di Sulawesi Selatan tercatat mencapai 525.596 SID atau tumbuh sebesar 57,63 persen secara year on year (yoy).

“Hingga Maret 2026 jumlah investor pasar modal kita di Sulsel mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap instrumen pasar modal sebagai alternatif pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang,” ujar Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah

Menurutnya, tren positif tersebut menjadi indikasi bahwa upaya peningkatan inklusi keuangan dan edukasi pasar modal yang dilakukan berbagai pihak mulai memberikan hasil yang nyata. Masyarakat kini semakin memahami pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang berkelanjutan.

Berdasarkan jenis portofolio investasi, pertumbuhan investor tertinggi tercatat pada instrumen reksa dana. Hingga Maret 2026, jumlah investor reksa dana di Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 58,23 persen secara yoy atau mencapai 617.794 investor.

Jumlah tersebut melampaui pertumbuhan pada jenis instrumen investasi lainnya, misalnya saham dengan 199.671 investor dengan pertumbuhan 47,47 persen secara yoy. Kemudian disusul investor pada Surat Berharga Negara (SBN)dengan 22.628 investor dengan pertumbuhan tahunan mencapai 25,47 persen.

Baca Juga : Bawa Tujuh Sapta Mulia, Kota Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026

“Pertumbuhan investor reksa dana yang mencapai 58,23 persen menunjukkan bahwa produk ini masih menjadi pilihan utama masyarakat. Selain relatif mudah diakses, reksa dana juga menawarkan beragam pilihan produk yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing investor,” kata Muchlasin.

Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap reksa dana tidak terlepas dari kemudahan akses melalui platform digital serta karakteristik produk yang dinilai cocok bagi investor pemula maupun investor ritel yang ingin mulai berinvestasi dengan modal yang terjangkau.

“Kami optimis tren pertumbuhan investor pasar modal akan terus berlanjut dengan terus mendorong program edukasi dan literasi keuangan guna memperluas partisipasi masyarakat dalam pasar modal secara sehat, aman, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646