0%
logo header
Sabtu, 27 Juni 2026 22:40

MDA dan Warga Bonelemo Kembangkan Lahan Produktif, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Kembangkan Lahan Produktif
Ket: Kembangkan Lahan Produktif

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama masyarakat Desa Bonelemo memulai kolaborasi pemanfaatan lahan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) tersebut menjadi langkah awal menghidupkan kembali lahan pascabencana tahun 2025 agar produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahap awal kegiatan difokuskan pada persiapan lahan melalui pembuatan bedengan, pemberian sekam, serta pupuk kompos sebagai media tanam yang ramah lingkungan. Lahan tersebut selanjutnya akan ditanami komoditas hortikultura berupa terong ungu yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Officer Pilar Environmental Community Development & Empowerment (CDE) PT Masmindo Dwi Area, Iksan, mengatakan program ini merupakan bentuk kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan lahan agar lebih produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga : Aspirasi Warga Ditindaklanjuti, MDA dan Dishub Luwu Pasang Imbauan Keselamatan di Tiga Desa

“Program ini bukan hanya tentang menanam sayuran, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa lahan yang kami manfaatkan merupakan lahan pascabencana tahun 2025 yang kini dijadikan lokasi percontohan Program Kampung Iklim (ProKlim) di Desa Bonelemo. Kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya terdampak bencana dapat kembali produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Melalui ProKlim, kami berharap dapat menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Iksan.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan MDA tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga mendorong penerapan praktik budidaya yang ramah lingkungan melalui penggunaan pupuk kompos dan pemanfaatan bahan organik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu mengelola lahan secara mandiri, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Ketua Forum Desa Bonelemo, H. Maming, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Baca Juga : Hari Lingkungan Hidup 2026, Desa Kadundung Libatkan Pelajar Tanam Pohon dan Bangun Kesadaran Sejak Dini

“Kami mengapresiasi dukungan PT Masmindo Dwi Area yang hadir bersama masyarakat dalam mengembangkan lahan produktif. Harapan kami, program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang terlibat dan mampu memanfaatkan pekarangannya untuk menghasilkan kebutuhan pangan sehari-hari,” kata H. Maming.

Kepala Desa Bonelemo, Salma, S.Pi, menilai program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan PT Masmindo Dwi Area dapat terus terjalin sehingga manfaat program semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi lebih produktif. Program seperti ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujar Salma.

Baca Juga : FORDES dan PT Masmindo Ajak Warga Marinding Tanam Ratusan Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup

Salah seorang penerima manfaat program, Kurnia, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan membuat masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

“Kami merasa terbantu dengan adanya program ini. Selain mendapatkan pengetahuan tentang cara mengolah lahan, kami juga berharap hasil tanam nantinya dapat memenuhi kebutuhan sayur keluarga. Bahkan jika panennya melimpah, bisa menambah penghasilan,” ungkap Kurnia.

Melalui kolaborasi ini, PT Masmindo Dwi Area bersama Pemerintah Desa Bonelemo dan masyarakat berharap Program Kampung Iklim (ProKlim) dapat menjadi contoh praktik baik dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa sekaligus memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga : Kolaborasi Desa, Masyarakat, dan MDA Warnai Hari Lingkungan Hidup dengan Aksi Penghijauan

Selain menjadi upaya peningkatan ketahanan pangan, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa lahan yang terdampak bencana dapat dipulihkan dan dimanfaatkan kembali secara produktif. Dengan pendekatan kolaboratif dan ramah lingkungan, Desa Bonelemo diharapkan menjadi salah satu model pengembangan ProKlim yang mampu mengintegrasikan aspek adaptasi perubahan iklim, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi desa. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646