0%
logo header
Minggu, 30 Januari 2022 09:39

Kemenkes Prioritaskan AstraZeneca Sebagai Vaksin Booster Pada 3 Bulan Pertama

Redaksi
Editor : Redaksi
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprioritaskan vaksin AstraZeneca sebagai vaksin booster pada tiga bulan pertama 2022.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi mengunhkapkan, keputusan itu lantaran stok vaksin AstraZeneca masih banyak.

“Triwulan 1 tahun 2022 alokasi vaksin booster akan diutamakan untuk Vaksin AstraZeneca. Hal itu mengingat ketersediaan stok vaksin yang cukup banyak,” terang Nadia kepada awak media, di Jakarta, Sabtu (29/01/2022).

Baca Juga : Jelang Ramadan, Polda Metro Jaya Gelar Kegiatan Vaksinasi Booster

Berdasarkan dengan ketentuan, vaksin AstraZeneca bisa digunakan dengan interval 8 -12 minggu. Tetapi, untuk mempercepat pencapaian dosis primer maka vaksin AstraZeneca diberikan dengan interval delapan minggu.

Adapun pelaksanaan vaksinasi booster bisa dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum tanpa menunggu target capaian 70 persen dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60 persen.

Syarat penerima vaksin booster di antaranya,  calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK atau melalui aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga : Vaksin Booster di Polres Metro Tangerang Kota Dapat Sembako

Lalu, berusia 18 tahun ke atas, dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.

Regimen dosis booster yang diberikan pada triwulan pertama tahun 2022 yakni untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan vaksin AstraZeneca, separuh dosis (0,25 ml), atau vaksin Pfizer separuh dosis (0,15 ml).

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646