0%
logo header
Sabtu, 27 Mei 2023 22:59

KKP Bersama Pemkab Wakatobi Gelar Rapat, Buka Peluang Investasi Rumput Laut

Forum FGD Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama Pemkab Wakatobi, Kamis (25/05/2023). (Istimewa)
Forum FGD Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama Pemkab Wakatobi, Kamis (25/05/2023). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAKATOBI — Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, membuka focus group discussion (FGD) peluang investasi rumput laut bersama Pemerintah kabupaten Wakatobi, pada Kamis (25/05/2023).

Pada kesempatan itu, Bupati Wakatobi, Haliana mengungkapkan, produksi rumput laut di Wakatobi sejak tiga tahun terakhir menunjukkan angka kenaikan. Pada tahun 2022 misalnya, nilai produksi capai 3.951,41 ton rumput laut kering.

Angka ini kata dia, diprediksi akan meningkat terus dengan antuniasnya masyarakat budidaya rumput laut di Wakatobi.

Baca Juga : Srikandi Tangguh PLN Lalui Segala Tantangan Wujudkan Listrik Berkeadilan di Sulselrabar

“Terbukti dengan adanya kegiatan panen raya rumput laut yang sudah dilakukan beberapa kali di Pulau Wangi-wangi maupun di Pulau Kaledupa. Peningkatan produksi ini diharapakan dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya rumput laut, bukan hanya jenis euchemuna Cottonii dan spinosum (SP) tapi dengan jenis lainnya yang potensial,” kata Haliana berdasarkan press release yang diterima Republiknew.co.id.

Untuk mendorong peningkatan daya saing produk rumput laut di Wakatobi, dibutuhkan kolaborasi para stakeholders, NGO dan Pemerintah pusat.

“Olehnya itu Kementerian Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dengan Pemda Wakatobi mengadakan pertemuan forum peluang investasi rumput laut di Kabupaten Wakatobi. Kolaborasi Pemkab Wakatobi dan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” katanya.

Baca Juga : Safari Ramadan di Pulau Tomia, Bupati Haliana Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Ratusan Juta

Selanjutnya dalam rangka optimalisasi dan pencapaian produksi rumput laut, perlu penerapan metode dalam budidaya rumput laut yang disesuaikan dengan pendayagunaan lahan yang dibudidaya dengan tetap memperhatikan daya dukung perairan di Wakatobi.

Dalam hal ini Pemkab Wakatobi bersama Kementerian Kalautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya untuk mendukung kebutuhan rumput laut di Wakatobi.

“Alhamdulillah tahun ini dalam proses pembangunan laboratorium kultur jaringan dan akan dilanjutkan dengan penembangan kebun bibit rumput laut yang unggul untuk mendukung hilirisasi pengembangan industri rumput laut,” tukasnya.

Baca Juga : Gandeng Baznas, Bupati Haliana Serahkan Bantu Beras Kepada Lansia di Pulau Tomia

Tim Usaha dan Investasi Penguatan Daya Saing (PDS) Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan, potensi dan daya dukung untuk industri rumput laut Wakatobi memenuhi syarat untuk ready to over ke Investor dalam negeri maupun luar negeri.

“Saya berharap kepada para peserta forum dapat memberikan masukan untuk memperkuat referensi paket investasi usaha industri rumput laut di Wakatobi,” ujarnya.

Penulis : Gayus Irawadi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646