REPUBLIKNEWS.CO.ID, PINRANG – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PM) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan melengkapi struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan. Upaya tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Pinrang yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang, Rabu (29/7/2026).
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Heriwawan. Sebanyak 12 pimpinan cabang dari berbagai kecamatan dengan sekitar 100 orang pengurus resmi dikukuhkan.
Heriwawan mengatakan, pengukuhan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis organisasi dalam mempercepat pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan di seluruh Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Edward Horas Gelar Reses di Bontoala, Warga Soroti Masalah Geng Motor dan Penguatan UMKM
“Ini adalah agenda organisasi kami sedang melengkapi struktur tingkat kecamatan se-Sulsel. Target kami tahun ini seluruh kecamatan se-Sulsel sudah rampung kepengurusannya dan Insya Allah tahun depan sampai ke tingkat ranting atau desa,” kata Heriwawan.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi fondasi penting agar program-program Pemuda Muhammadiyah dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Ia menegaskan, pembentukan kepengurusan di setiap kecamatan bukan sekadar melengkapi struktur organisasi, tetapi juga untuk memperkuat peran PM dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : Reses Edward Horas di Ujung Tanah, Masyarakat Harapkan Solusi Air Bersih dan Pemberdayaan Ekonomi
“Kehadiran kepengurusan hingga tingkat kecamatan menjadi modal penting bagi Pemuda Muhammadiyah untuk semakin dekat dengan masyarakat. Kami ingin setiap cabang mampu menjalankan program kaderisasi, dakwah, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan daerah,” ujarnya.
Heriwawan yang juga legislator DPRD Sulsel itu menambahkan, setelah pengukuhan, seluruh pengurus diharapkan dapat segera menjalankan roda organisasi secara aktif dan menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
“Setelah pengukuhan, tantangan berikutnya adalah memastikan kepengurusan ini bergerak dan produktif. Kami berharap setiap cabang mampu melahirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing,” katanya.
Baca Juga : Tak Berbadan Hukum dan Izin Usaha di Indonesia, Satgas PASTI Hentikan Aktivitas Snapboost
Ia juga menyampaikan bahwa PW Pemuda Muhammadiyah Sulsel akan terus melakukan pendampingan kepada kepengurusan baru agar target pembentukan struktur hingga tingkat ranting atau desa pada tahun depan dapat terealisasi.
“Kami optimistis target ini bisa diwujudkan melalui kerja sama seluruh kader. Dengan struktur organisasi yang lengkap, gerakan Pemuda Muhammadiyah akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan Sulawesi Selatan,” tutup Heriwawan. (*)
