0%
logo header
Selasa, 27 Februari 2024 17:05

Legislator DPRD Makassar Kompak Ikuti Rakorsus Pemkot Makassar 2024

Rizal
Editor : Rizal
Sejumlah anggota DPRD Makassar kompak menghadiri Rakorsus Pemkot Makassar tahun 2024 di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Senin (26/2/2024). (Foto: Istimewa)
Sejumlah anggota DPRD Makassar kompak menghadiri Rakorsus Pemkot Makassar tahun 2024 di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Senin (26/2/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pimpinan dan anggota DPRD Kota Makassar kompak menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar tahun 2024 yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Senin (26/2/2024).

Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile dan beberapa anggota DPRD Makassar lainnya. Sebut saja Budi Hastuti, Anwar Faruq, Andi Hadi Ibrahim Baso dan Yeni Rahman.

Hadir pula Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto beserta sejumlah pimpinan OPD Pemkot Makassar. Termasuk Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin bersama sejumlah pejabat di jajaran Pemprov Sulsel.

Baca Juga : Demi Gaya Hidup Sehat, Herbathos Kenalkan Produk Herbal di Acara F8 Makassar

Dalam Rakorsus kali ini, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Makassar Low Carbon City dengan mengusung konsep Metaverse.

“Kita punya visi kota dunia, kalau kita bicara kota dunia berarti kita harus punya komitmen yang mendunia. Salah satu komitmen dunia sekarang musuh bersama adalah emisi karbon,” kata Danny Pomanto.

Menuju emisi karbon, katanya, Pemkot Makassar saat ini mulai menggunakan kendaraan listrik, baik untuk kendaraan pribadi OPD hingga moda transportasi publik di lorong-lorong.

Baca Juga : Pemkab Gowa Susun SOP Layanan Pencegahan Perkawinan Anak

Bahkan, pemerintah kota sudah melakukan uji coba memasang solar cell atau pembangkit listrik tenaga surya di sekolah. Pemasangan solar cell di sekolah, puskesmas, dan gedung pemerintahan menjadi penting mengingat banyak alat elektronik yang bergantung dengan listrik.

Program lainnya, yaitu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang sudah mempunyai pemenang. Sehingga bisa segera terbangun.

“Sampah dengan sistem yang kita olah, diolah sampah rumah tangga dan juga sampah di TPA. Sehingga dalam 9 tahun TPA akan menjadi taman hijau. Itu hal-hal yang nyata dan itu sudah dalam persiapan kontraktual,” ujar Danny.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Temukan Puluhan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Pinrang Terbanyak

Termasuk juga pengurangan penggunaan kantong plastik. Dimana saat ini, Pemkot Makassar juga sudah meniadakan penggunaan kantong plastik di supermarket. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646