0%
logo header
Jumat, 18 Maret 2022 10:38

Lokasi Stasiun Kereta Api di Parangloe Bermasalah, Kepala BPKA Temui Gubernur Sulsel

Redaksi
Editor : Redaksi
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, menerima Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel Andi Amanna Gappa, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (17/03/2022). (Istimewa)
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, menerima Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel Andi Amanna Gappa, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (17/03/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel Andi Amanna Gappa, menemui Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (17/03/2022). Kedatangan BPKA Sulsel untuk konsultasi terkait penetapan lokasi stasiun kereta api di Parangloe, Kota Makassar.

Andi Amanna Gappa melaporkan, untuk masalah penetapan lokasi stasiun di Parangloe, akan dilakukan telaah lebih dalam. Karena itu, ia meminta pertimbangan kepada pihak-pihak terkait, termasuk Gubernur Sulsel, untuk penetapan lokasinya.

“Untuk penetapan lokasi stasiun di Parangloe ini ada sedikit masalah,” ungkap Andi Amanna Gappa.

Baca Juga : Toyota Expo by Kalla di TSM Makassar, Pengunjung Bisa Nikmati Penawaran Terbaik

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, kereta api adalah proyek strategis nasional yang harus didukung oleh pemerintah setempat. Menurutnya, dalam setiap proyek pemerintah, selalu ada polemik, termasuk dalam hal pembebasan lahan ataupun penetapan lokasi.

“Komunikasikan dengan baik. Yang terpenting adalah jangan melanggar aturan dan dokumen-dokumennya harus lengkap. Minta juga rekomendasi dari BPKP dan Kejaksaan,” pesan Andi Sudirman.

Ia juga berpesan agar BPKA tetap mengikuti alur tahaapn pelaksanaan yang ada.

Baca Juga : OJK: Periode April Realisasi Kredit UMKM di Sulsel Tumbuh 8,88 Persen

“Setiap tahapan pelaksanaan itu harus lengkap dokumennya, sesuai alur tahapan pelaksanaan yang ada,” pungkasnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646