0%
logo header
Minggu, 12 September 2021 14:51

Mahasiswa Parado Bima Harus Ubah Cara Bertindak

M. Dahlan Abubakar (tengah) bersama Mahasiswa Parodi saat penutupan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Impar Angkatan 2021, di Rumah Adat Parepare Kompleks Benteng Somba Opu, Kota Makassar, Ahad (12/09/2021).
M. Dahlan Abubakar (tengah) bersama Mahasiswa Parodi saat penutupan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Impar Angkatan 2021, di Rumah Adat Parepare Kompleks Benteng Somba Opu, Kota Makassar, Ahad (12/09/2021).

Dia mengingatkan, para mahasiswa harus belajar dari sejarah. Dulu para seniornya memperjuangkan kelestarian hutan di Parado dengan menolak kehadiran perusahaan tambang di sana. Alasannya, untuk mencegah hutan Parado rusak dan habis. Kini hutan Parado sudah habis, mereka yang berjuang dulu ke mana semua?

“Ini namanya perjuangan setengah hati dan sia-sia. Lihat saja hutan di Lere hanya bukit lapis ketiga yang utuh. Di Kanca apalagi. Lihat saja di sekitar Dam Parado, juga gundul pacul,” Dahlan menegaskan kepada para mahasiswa.

Yang perlu diperjuangkan mahasiswa sekarang, bagaimana mengubah perilaku anak-anak muda Parado saat ini yang pola kehidupan mereka sudah termakan virus kehidupan kota besar.

Baca Juga : Kades Lasori Paparkan Keunggulan Desanya di Hadapan Tim Penilai Lomdeskel Sultra

“Bisa dibayangkan, seorang ibu rumah tangga di Parado dilaporkan dan ditangkap karena menjual narkoba, sabu-sabu. Tidak ‘hebat’ perempuan tersebut,” sebuah wartawan senior Sulawesi Selatan menyindir.

Yang penting, katanya lagi, kalian saat kembali libur di Parado menyadarkan keluarga-keluarga mudanya untuk menghindarkan diri dari perbuatan melawan hukum. Parado dulu adalah negeri yang sangat islami dan religius. Setiap malam dari rumah-rumah warga semarak dengan suara orang mengaji. Sekarang sudah lenyap. Dulu, orang yang melintas di depan satu dua orang yang berdiri atau duduk di pos ronda, selalu melempar salam, baik itu anak muda atau orang tua. Kini sudah hilang. (*)

Halaman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646