REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis guna mengejar target operasi hingga akhir tahun.
Untuk mendukung percepatan penyelesaian jalur transmisi prioritas, PLN UIP Sulawesi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (DJK KESDM) pada 20 hingga 21 Mei 2026 lalu.
FGD ini dihadiri juga oleh seluruh Badan Usaha Pemeriksa Rencana Jalur Transmisi (BUPRJT), serta Lembaga Penilai Kompensasi Ketenagalistrikan (LPKK), yang merupakan mitra strategis PLN UIP Sulawesi.
Baca Juga : Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Baik, Makassar Raih WTP Kelima Berturut-turut
Kegiatan ini difokuskan pada percepatan penginputan dan verifikasi data kompensasi Right of Way (RoW) melalui aplikasi Trabas Gatrik. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyelesaian jalur transmisi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa dukungan dan asistensi dari DJK KESDM menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis di Sulawesi.
“Kehadiran dan asistensi dari DJK KESDM sangat penting bagi kami untuk memastikan seluruh tahapan penyelesaian kompensasi RoW guna penyelesaian pembagunan jalur transmisi dapat berjalan optimal,” katanya, dalam keterangannya, kemarin.
Baca Juga : Dorong Bulion Lewat Transformasi Digital, Emas Kelolaan BSI Regional Makassar Tembus 163 Kilogram
Melalui integrasi data yang akurat dan transparan, pihaknya optimistis pembangunan proyek dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi.
Sementara, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Eri Nurcahyanto menegaskan, aplikasi Trabas Gatrik dirancang untuk meningkatkan efektivitas proses verifikasi data.
“Ini bertujuan agar koordinasi antara pusat dan daerah dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi,” terangnya.
Baca Juga : realme C100 Diperkenalkan ke Anak Muda Makassar, Tawarkan Daya Tahan Ekstrem dan Performa Stabil
Akselerasi penyelesaian RoW tersebut difokuskan pada dua proyek strategis, yakni SUTT 150 kV Tambu – PLTU Palu 3 dan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN – Bungku. Kedua proyek ini diproyeksikan memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi, mendukung hilirisasi industri, mempercepat penyambungan pelanggan baru, serta menunjang program dedieselisasi di wilayah Sulawesi.
“Dengan penyelesaian tahapan RoW yang semakin optimal, PLN memastikan pasokan listrik menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri dapat tersalurkan lebih andal dan efisien,” kata Eri.
Melalui kolaborasi bersama DJK KESDM, PLN UIP Sulawesi berkomitmen memastikan pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak proyek dilakukan secara akuntabel dan transparan.
Baca Juga : Gerakan Biopori dan Komposter Ala PLN UIP Sulawesi Ciptakan Lingkungan Keberlanjutan di Tempat Kerja
Sinergi ini juga menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pemerataan pembangunan dan kemandirian energi di Sulawesi.
