REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Program batuan pangan yang menjadi program kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Bulog khususnya di Kecamatan Bontomarannu mencapai 2.788 penerima.
Jumlah penerima manfaat di tahun ini pun mengalami peningkatan jika dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencapai 1.680 penerima. Peningkatan ini salah satunya didorong melalui validasi data di lapangan.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pengawalan data agar masyarakat yang layak menerima bantuan bisa lebih terakomodasi dalam program nasional.
Baca Juga : Gerakan Biopori dan Komposter Ala PLN UIP Sulawesi Ciptakan Lingkungan Keberlanjutan di Tempat Kerja
“Kita ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu proses validasi dan pengawalan data terus dilakukan agar penerima bantuan semakin tepat sasaran,” ujarnya, di sela-sela melakukan Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Alokasi Februari dan Maret Tahun 2026, di Aula Kantor Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, kemarin.
Ia menyebutkan, khusus di Desa Romangloe, bantuan pangan ini menjangkau 302 masyarakat penerima manfaat. Peningkatan jumlah penerima manfaat menunjukkan proses pembaruan data sosial berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Ketika data diperbaiki dan dikawal dengan serius, maka semakin banyak warga yang sebelumnya belum terjangkau akhirnya bisa mendapatkan haknya,” tambahnya.
Baca Juga : Siapkan Kebutuhan Listrik Andal di Sultra, PLN Gandeng BPN Sultra Perkuat Sertifikasi Aset
Ia menegaskan bantuan pangan memiliki dampak penting terhadap stabilitas keluarga, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus bergerak.
“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan yang cukup dan layak. Ini bagian dari upaya menjaga ketahanan keluarga sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Bontomarannu, Ilham Halim menyebut peningkatan jumlah penerima bantuan di wilayahnya tidak lepas dari arahan Bupati Gowa dalam mengawal perubahan desil dan validasi data masyarakat.
“Alhamdulillah jumlah penerima bantuan meningkat signifikan menjadi 2.788 penerima manfaat. Ini berkat arahan Ibu Bupati Gowa untuk mengawal perubahan desil sehingga lebih banyak masyarakat bisa terakomodasi,” ungkapnya.
Kenaikan tersebut dinilai Ilham memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, terutama menjelang Iduladha saat kebutuhan rumah tangga meningkat.
