0%
logo header
Selasa, 10 Januari 2023 19:22

Miris! Cairan Infus Pasien di RSUD Takalar Diikat Kain Perban Lalu Digantung

Cairan Infus Pasien di RSUD Hadji Padjonga Dg Ngalle diikat menggunakan kain Perban. (Foto: Wawan Setiawan / Warga Kabupaten Takalar)
Cairan Infus Pasien di RSUD Hadji Padjonga Dg Ngalle diikat menggunakan kain Perban. (Foto: Wawan Setiawan / Warga Kabupaten Takalar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR — Seorang keluarga pasien mengeluhkan kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Padjonga Dg Ngalle yang berlokasi di Jalan H. Ince Husain Dg Parani No 1, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Keluarga pasien itu menceritakan saat dirinya menjenguk adiknya di Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Takalar itu.

Ia menjelasnya jika kondisi di ruangan kamar adiknya dirawat sangat panas dan banyak Nlnyamuk.

Baca Juga : Ratusan Petani di Polongbangkeng Takalar Tolak Perpanjangan HGU PTPN XIV

Mirisnya lagi, cairan infus adiknya tidak menggunakan stang tiang infus, melainkan hanya diikat menggunakan kain perban lalu kemudian digantung di tiang bagian atas gorden.

“Miris sekali saya lihat ini Rumah Sakit Takalar, selain ruangannya panas dan banyak nyamuk, cairan infus diikat menggunakan kain perban, lalu digantung di tiang atas gorden tanpa menggunakan stang tiang infus,” jelas Nila, melalui Pesan Singkat WhatsApp, Senin (09/01/2023).

Ia juga mengatakan, jika dirinya terpaksa membawa kipas angin dari rumahnya karena di dalam ruangan perawatan adiknya panas dan banyak nyamuk.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pangan Pemerintah Pusat untuk Warga Miskin di Takalar

“Saya terpakasa membawa 2 buah kipas angin, karena di ruangan perawatan pasien sangat panas dan banyak nyamuk,” ungkapnya.

Nila juga menjelaskan jika adiknya yang sementara dirawat itu sempat menanyakan perihal cairan infusnya yang digantung tanpa menggunakan Stang tiang infus, namun perawat justru mengatakan jika stang tiang infus di RS Padjonga Deng Ngalle terpakai semua.

“Jadi kalau pasien diantar ke toilet pasti kita lepas dulu pengikat cairan infusnya, kalau pakai stang tiang infus kan langsung diangkat saja, tidak ribet saat masuk di toilet, bisa juga jadi tongkat buat pasien,” imbuhnya.

Baca Juga : Nelayan Berterima Kasih Hadirnya Break Water Pemecah Ombak

“Mungkin karena kita gunakan KIS (Kartu Indonesia Sehat) jadi ruangan kita dapat seperti ini, panas dan banyak nyamuk,” sambungnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Direktur Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Hadji Padjonga Dg Ngalle yang dikonfirmasi melakui WhatsApp belum memberikan tanggapan. (*)

Penulis : Wawan Setiawan (Warga Kabupaten Takalar)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646