0%
logo header
Jumat, 17 April 2026 20:25

Muscab PPP se-Sulsel: Kandidat Ketua DPC Diikat Pakta Integritas, Figur Eksternal Wajib Ikut Uji Kelayakan

Rizal
Editor : Rizal
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi saat ditemui di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Lama, Makassar, Jumat (17/4/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi saat ditemui di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Lama, Makassar, Jumat (17/4/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan tengah menggodok persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 25 April 2026 mendatang.

Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi, menjelaskan bahwa pembukaan Muscab akan dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kegiatan tersebut bakal dibuka oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono.

“Untuk pembukaan hingga sidang paripurna pertama akan dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom,” kata Ilham Ari Fauzi saat ditemui di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Lama, Makassar, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga : Sinergi Kemenkum Sulsel dan Pemkab Sinjai, Dorong Pemanfaatan KI untuk Pemberdayaan Masyarakat

Menurutnya, DPW akan mengelola satu ruang utama, sementara pihak kabupaten/kota mengikuti kegiatan melalui jaringan masing-masing dalam satu forum yang sama. Dalam forum tersebut, peserta akan membahas tata tertib serta penjelasan teknis pelaksanaan Muscab.

Setelah itu katanya, sidang akan diskors dan dilanjutkan oleh masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk menggelar pleno II hingga pleno V secara internal.

Pada pleno VI yang membahas penetapan formatur, perwakilan DPW akan hadir langsung di masing-masing kabupaten/kota. Pada tahap ini, sejumlah figur calon ketua DPC mulai mengemuka, baik dari kader internal maupun kandidat baru.

Baca Juga : Gagas Desa Siaga Bencana di Kelurahan Katimbang, PLN UIP Sulawesi Raih Penghargaan Pemkot Makassar

Ilham Ari Fauzi menegaskan, calon dari eksternal partai akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Sementara itu, kader internal akan dinilai berdasarkan rekam jejak, dengan kemungkinan hanya melalui pertanyaan normatif saja.

Menjelang pelaksanaan Muscab tersebut, DPW PPP Sulsel juga melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh DPC. Evaluasi mencakup daerah dengan capaian positif maupun wilayah yang dinilai masih memerlukan perhatian khusus.

Beberapa daerah yang dinilai menunjukkan kinerja baik antara lain Gowa, Takalar, Bantaeng, dan Bone yang berhasil meraih kursi pimpinan. Namun, terdapat pula daerah yang mengalami peningkatan suara tanpa diikuti kenaikan jumlah kursi, serta sebaliknya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Beri Beasiswa ke Tiga Pelajar Terbaik, Disekolahkan di Universitas Sampoerna

“Tentu semua itu menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat struktur partai ke depannya,” tegas Ilham Ari Fauzi.

Menurutnya, fokus utama Muscab kali ini adalah menghadirkan sosok ketua DPC yang memiliki kapasitas kepemimpinan kuat serta mampu mengaktifkan mesin partai secara optimal, terutama dalam menghadapi tahapan verifikasi faktual.

Disisi lain, Ilham Ari Fauzi menjelaskan bahwa sebagai syarat pencalonan, setiap kandidat ketua DPC diwajibkan menandatangani pakta integritas sesuai keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Baca Juga : Bursa Sajadah Kini Hadir di Makassar, Usung Konsep Modern dan Premium dengan Harga Kompetitif

“Poin utama dalam pakta integritas tersebut meliputi kewajiban menyediakan kantor, melengkapi struktur kepengurusan hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), serta memenuhi target kaderisasi dengan rasio minimal satu kader per seribu jumlah penduduk di masing-masing daerah,” demikian Ilham Ari Fauzi. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646