0%
logo header
Sabtu, 22 September 2018 14:27

Nurdin Abdullah Jamu 21 Mahasiswa Asal Jepang

Nurdin Abdullah Jamu 21 Mahasiswa Asal Jepang

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 21 orang mahasiswa dari Ehime University (Universitas Ehime) bertandang ke Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Jalan Sungai Tangka, Jum’at (21/09/2018) kemarin.

Kedatangan mereka bersilaturahmi dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dan berdialog.

“Konbanwa,” kata Nurdin Abdullah semangat menyapa saat keluar dari ruang keluarga menemui mereka yang telah menunggu di ruang tamu. Konbanwa adalah kata yang diucapkan di malam hari atau sore hari, artinya bisa berarti “selamat sore” atau “selamat malam dalam bahasa jepang.

Baca Juga : OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Integritas dan Manajemen Risiko Sektor Keuangan

Selanjutnya bersama istri Liestiaty F Nurdin mempersilahkan mencicipi kue-kue tradisional yang sudah disiapkan sembari membuka bosara (wadah sajian kue). Para mahasiswa terlihat begitu menikmati sajian yang diberikan.

NA banyak menanyakan kesan dan pengalaman mereka selama berada di Sulsel.

Mereka berkunjung ke Sulawesi Selatan sejak tanggal 14 September dan akan kembali besok 22 September ke Jepang. Total mahasiswa yang berkunjung sebanyak 22 mahasiswa, saat kunjungan ini, satu mahasiswa masih berada di Unhas menghadiri acara lainnya.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Industri Perbankan Perkuat Pemberantasan Scam dan Judol

Mereka juga belajar dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa Sulsel.

“Kekuatan mereka ada di tim work (kerja tim) dan mereka juga mandiri sebagai mahasiswa, karakter mereka juga dibentuk dari awal (kecil),” sebut Nurdin Abdullah.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menjelaskan para mahasiswa ini ke Sulsel menggunakan biaya mereka sendiri dari hasil kerja-partime (paruh waktu).

Baca Juga : 90 Siswa-siswi Dari Gowa akan Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu

Mereka ditemani oleh dua orang Associate Professor (Lektor Kepala) Pertanian dari Ehime University Jepang, Hiroki Kasamatsu dan Simagami Motoko. Hiroki mengatakan para mahasiswa ini belajar tentang kehidupan sosial di Sulsel.

“Mereka mahasiswa dari Jepang yang belajar tentang kehidupan kampung atau masyarakat pedesaan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Hiroki mengatakan, pada tanggal 14 September lalu mereka ke Desa Wisata Delta Lakkang, Makassar dan pada tanggal 16 lalu berkunjung ke Toraja.

Baca Juga : 112 Siswa SD Islam Athirah Makassar Ikut MPSL, Diajak Kenal Budaya dan Lingkungan Belajar

Yusuke Hayashi salah seorang mahasiswa begitu terkesima dengan bangunan Rumah Jabatan.

“Bangunannya sangat besar dan indah, saya sangat terkejut, suasananya juga sangat menyenangkan berada di sini,” ujarnya.

Ia menilai selama program bertemu dengan masyarakat desa sangat ramah dan baik.

Baca Juga : 112 Siswa SD Islam Athirah Makassar Ikut MPSL, Diajak Kenal Budaya dan Lingkungan Belajar

“Orang-orangnya baik, begitu juga dengan makanan tradisionalnya, saya akan kembali nanti ke sini,” ungkapnya.

Usai menerima di ruang tamu, NA dan istri mengajak mereka santap malam di taman Lakipadada. Hadir juga mahasiswa dari Agro Kompleks Unhas.

Nurdin Abdullah dengan mengenakan kemeja putih dipadukan dengan cargo loreng panjang menghibur mereka dengan lagu-lagu Indonesia dan Jepang.

Baca Juga : 112 Siswa SD Islam Athirah Makassar Ikut MPSL, Diajak Kenal Budaya dan Lingkungan Belajar

Para mahasiswa Jepang ini seluruhnya tampil dengan paduan suara menyanyikan lagu-lagu Jepang. Bahkan mahasiswa Ehime University dan Universitas Unhas secara spontan bersama-sama tampil menyanyikan lagu Himawari No Yakusoku dari Motohiro Hata (soundtrack Film Doraemon Stand by Me) sebagai lagu perpisahan. (rls)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646