REPUBLIKNEWS.CO.ID, SULBAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus berkomitmen dalam mendorong ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan melalui penguatan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Penguatan kegiatan tersebut juga menjadi upaya preventif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat yang menyasar masyarakat di wilayah pesisir dengan potensi ekonomi strategis di sektor kelautan dan perikanan.
Asisten Direktur OJK Sulselbar, Mushadi Nurali mengatakan, Desa Babana dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena merupakan salah satu kawasan pengembangan KNMP yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Baca Juga : Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah
“Penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu prioritas OJK dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat,” terangnya, dalam keterangannya, kemarin.
Oleh karena itu, program EKI dan KNMP terus didorong sebagai sarana untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi komunitas berbasis potensi unggulan daerah.
“Sinergi antara program ini diharapkan dapat memperkuat akses keuangan masyarakat pesisir, meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, serta mendukung pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.
Baca Juga : Bawa Tujuh Sapta Mulia, Kota Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026
Melalui kolaborasi dengan industri jasa keuangan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Mamuju Tengah, pihaknya memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Materi edukasi mencakup pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan formal, akses terhadap pembiayaan produktif, serta pentingnya perencanaan keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Mushadi.
Ke depan, OJK Sulselbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas implementasi program EKI di berbagai wilayah.
Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Buton Tengah Temui Jajaran Kemendikdasmen
“Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat, memperkuat kapasitas ekonomi pelaku usaha sektor produktif, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” harapnya.
Sementara, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Mamuju Tengah, Haeril Rijal menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku UMKM, agar semakin memahami pentingnya akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
