0%
logo header
Minggu, 14 Juni 2026 13:55

OJK Sulselbar Gandeng IJK Syariah dan TPAKD Mamuju Perkuat Program EKI dan KNMP di Desa Sumare

Chaerani
Editor : Chaerani
Asisten Direktur OJK Sulselbar, Mushadi Nurali dalam Pertemuan Sinergi Program EKI dan Program KNMP, di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kemarin. (Dok. OJK Sulselbar)
Asisten Direktur OJK Sulselbar, Mushadi Nurali dalam Pertemuan Sinergi Program EKI dan Program KNMP, di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kemarin. (Dok. OJK Sulselbar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAMUJU — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar berkolaborasi bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) Syariah dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Mamuju memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Upaya ini dilakukan melalui pelaksanaan Sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK dalam mendorong terbentuknya ekosistem keuangan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat pesisir dan pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga : Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah

“Desa Sumare dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena memiliki potensi ekonomi yang strategis serta menjadi salah satu kawasan pengembangan KNMP,” terang Asisten Direktur OJK Sulselbar, Mushadi Nurali, dalam keterangannya, kemarin,

Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat Desa Sumare, khususnya nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, perencanaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah, serta akses terhadap pembiayaan formal guna mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan.

“Sinergi Program EKI dan KNMP merupakan wujud komitmen OJK dalam memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pesisir,” katanya.

Baca Juga : Bawa Tujuh Sapta Mulia, Kota Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026

Menurutnya, peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi fondasi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku UMKM, sehingga mampu tumbuh lebih produktif dan berdaya saing.

OJK akan terus mendorong penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, Industri Jasa Keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, meningkatkan akses terhadap layanan keuangan formal, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Sementara, Kepala Desa Sumare, Samar, menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK dan Industri Jasa Keuangan Syariah dalam meningkatkan kapasitas keuangan masyarakat di wilayahnya.

Baca Juga : Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Buton Tengah Temui Jajaran Kemendikdasmen

“Edukasi keuangan yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat nelayan dan pelaku UMKM dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan layanan keuangan formal, serta pengembangan usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan masyarakat Desa Sumare semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan bertanggung jawab, serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646