0%
logo header
Sabtu, 19 November 2022 19:56

Pejabat Dan ASN Soppeng yang Tidak Tanam Cabe Akan Diberi Sanksi

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak melaunching program sejuta pohon bibit cabe di Soppeng, Sabtu 19 November 2022. (Ist)
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak melaunching program sejuta pohon bibit cabe di Soppeng, Sabtu 19 November 2022. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng melaunching gerakan sejuta pohon bibit Cabe Varietas Tampaning dihark cafe Watansoppeng, Sabtu (19/11/2022).

Gerakan sejuta pohon bibit Cabe menunjukkan keseriusan Pemkab Soppeng dalam menindaklanjuti intruksi Presiden untuk mengantisipasi dampak inflasi dan krisis global.

Disamping itu, gerakan tanam bibit Cabe untuk merangsang masyarakat demi meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan memperkokoh benteng pertahanan pangan apabila gejolak inflasi dan krisis melanda.

Baca Juga : Desa Ganra Soppeng Terbaik 10 Tingkat Nasional Keterbukaan Informasi, Wakil Ketua KI Sampaikan Apresiasi

“Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan dan stakeholder lainnya sangat diharapkan dalam mensukseskan gerakan tanam pohon cabe Disoppeng,” kata Bupati Soppeng, Kaswadi Razak.

Lanjut Bupati dua periode ini mengemukakan bahwa sejuta cabe yang dilaunching harus real dan nyata dilapangan, bahkan harus lebih dari angka sejuta serta bukan hanya data dan angka diatas kertas.

“Bibit cabe varietas tampaning merupakan kearifan lokal yang mesti kita lestarikan karena mempunyai kelebihan dan keistimewaan dengan varietas lainnya,” ungkap Kaswadi.

Baca Juga : Gempa Cianjur, Personil Polres Soppeng Gelar Salat Gaib

Imbuhnya bahwa varietas tampaning tahan terhadap penyakit dan mampu berproduksi sampai 4 tahun, serta mempunyai kualitas buah yang tahan lama sehingga digemari pedagang untuk diekspor.

“Tolong dihargai ribuan petani dan penyuluh pertanian yang berupaya menumbuhkan bibit ini,” Ujar Kaswadi.

“Apabila kami dapatkan pejabat atau ASN Soppeng yang tidak menanam dan bahkan sengaja menyepelekan bibit cabe ini, maka kami akan memberi sanksi yang berat,” tutupnya menambahkan.

Penulis : Yusuf
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646