0%
logo header
Selasa, 28 Juli 2026 22:42

Pemkab Gowa Dukung Penguatan Potensi Nelayan dan Wisata Sungai Dongkrak PAD

Chaerani
Editor : Chaerani
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima audiensi pengurus DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, di Kantor Bupati Gowa, Selasa, (28/07/2026). (Dok. Humas Gowa)
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima audiensi pengurus DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, di Kantor Bupati Gowa, Selasa, (28/07/2026). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa mengambil peran dalam mendorong pengembangan sektor perikanan dan wisata sungai yang dinilai dapat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini pun dibahas Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, di Kantor Bupati Gowa.

Darmawangsyah menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi meningkatkan PAD. Dimana program tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Baca Juga : OJK Perkuat Digitalisasi Keuangan Bagi Pelaku UMKM di Wilayah Timur

“Pada prinsipnya kami mendukung harapan dan masukan dari HNSI. Diskusi seperti ini penting agar setiap program dapat dikaji bersama. Memang selama ini Gowa belum menjadikan sektor kelautan sebagai sumber utama PAD, tetapi masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan,” katanya, dalam pertemuan, Selasa, (28/07/2026).

Ia menegaskan, setiap rencana pengembangan harus disusun secara realistis dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Gowa. Menurutnya, sejumlah lokasi yang diusulkan juga berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sehingga memerlukan koordinasi lintas instansi.

Ia pun mendorong HNSI untuk menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Dinas Perikanan, termasuk membuka peluang pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Bontomarannu maupun kerja sama pengelolaan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Bantu Komputer Hingga Laptop, PLN UIP Sulawesi Dorong Siswa SMPN 2 Bungku Timur Melek Digital

“Kami harap HNSI dapat memprioritaskan program-program yang memiliki dampak ekonomi nyata dan mendapat dukungan masyarakat, terutama pengembangan potensi wisata di kawasan Danau Mawang, Sungai Jeneberang, dan Barombong,” ujarnya.

Sementara, dalam pertemuan tersebut, DPC HNSI Gowa memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan. Salah satunya, rencana penyelenggaraan lomba perahu sebagai upaya mengangkat sejarah dan budaya maritim Kabupaten Gowa.

Selain itu, HNSI juga mengusulkan pembangunan kawasan sandar kapal nelayan yang lebih luas dan terpusat agar aktivitas nelayan semakin tertata sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi daerah.

Baca Juga : Instruksi Wali Kota Makassar Tegas, TPA Tamangapa Tak Lagi Terima Sampah Campur Mulai 1 Agustus

Dewan Penasehat HNSI Gowa, Indro Cahyo mengatakan bahwa pihaknya juga mengusulkan penataan kawasan pesisir dan bantaran Sungai Jeneberang serta Barombong menjadi destinasi wisata baru.

“Banyak titik penyeberangan seperti di Barombong maupun Sungai Jeneberang yang berpotensi dikembangkan menjadi dermaga kuliner dan kawasan wisata. Ke depan juga direncanakan penghijauan di sepanjang sempadan sungai agar kawasan tersebut semakin menarik dan ramai dikunjungi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, HNSI Gowa turut mengusulkan pengembangan tiga pulau buatan di kawasan Danau Mawang sebagai salah satu daya tarik wisata baru di Kabupaten Gowa.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646